BREAKINGNEWS.CO.ID – Ajang MotoGP tinggal menyisahkan sembilan seri lagi di musim ini. Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez menjadi satu-satunya pembalap yang berpeluang besar merebut gelar juara dunia musim 2018. Meski demikian, Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso yakin jika dirinya dan sang tandem, Jorge Lorenzo mampu membuat pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut masuk dalam kesulitan untuk merengkuh titel tersebut.

Ducati sukses mendominasi balapan seri ke-10 yang berlangsung di sirkuit Brno, Ceko pada akhir pekan kemarin, dengan merebut kemenangan lewat Dovizioso, sementara Lorenzo finis kedua. Kedua pembalap ini sukses besar mengalahkan Marquez laga wheel-to-wheel dan memaksa pembalap berusia 25 tahun tersebut harus puas finis ketiga.

Di lain sisi, Andrea Dovizioso juga menyatakan bahwa Marquez telah melancarkan strategi baru dalam menjalani paruh kedua musim ini, yakni mulai memilih untuk bermain aman dan menghindari risiko tinggi demi merebut gelar dunia. "Marc punya banyak pengalaman, dan ia paham bahwa ia tak bisa selalu menang. Saat ia menemui kesulitan, ia bekerja sangat keras untuk paham apakah ia bisa menang dan risiko apa yang harus ia ambil. Ini terjadi di Brno, di mana ia finis ketiga. Ia sangat cerdas," ujar Dovizioso.

"Meski begitu, Marc adalah Marc, dan kadang ia tak bisa bisa menahan insting untuk menyerahkan segalanya. Tapi ia tahu benar bahwa ini adalah kelemahannya dan ia berusaha memperbaikinya secara bertahap," lanjut juara dunia GP125 2004 ini.

Dovizioso pun meyakini bahwa dominasi Ducati di Brno akhir pekan lalu sebagai peringatan untuk Marquez agar waspada di Red Bull Ring, Austria akhir pekan ini, di mana Dovizioso juga sukses membekuknya tepat di tikungan terakhir musim lalu. "Marc telah memperhitungkan saya usai (balapan) tahun lalu, dan saat Jorge mampu tampil sangat impresif pada Minggu lalu. Ini adalah pesan penting untuk Marc, karena kami punya dua motor identik yang bisa mengalahkannya dan membuatnya masuk dalam kesulitan," jelas pembalap berusia 31 tahun ini.