BREAKINGNEWS.CO.ID-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang kebijakan ganjil genap terhadap kendaraan pribadi roda empat hingga penghujung akhir tahun 2018 mendatang. Perpanjangan itu dianggap bisa meningkatkan minat masyarakat untuk beralih ke moda transportasi umum.

“Ada peningkatan yang cukup baik yah selama ganjil Genap ini dan itu adalah kebijakan yang saling bersinergi sih antara peningkatan kapasitas angkutan umumnya dengan lalu lintasnya,” ungkap Plt Kadishub DKI Sigit Wijatmoko di Balai Kota Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Meskipun mampu mengurangi angka kemacetan, Sigit menilai kebijakan ganjil genap yang sudah diterapkan sifatnya hanya sebatas kebijakan transisi (perpindahan). Walau begitu, evaluasi dan monitor tetap harus dilakukan sembari menunggu sistem sistem electronic road pricing (ERP) diberlakukan.

“Tetap inget loh ganjil genap ini, kita nanti bisa main puzzle di beberapa area kan. Maksudnya begini yah, karena tidak semua jalan kan kita ERP kan tapi kan bisa juga di ekstane dengan ganjil genap. Ini makanya yang kita eksplore meskipun kita bicara ganjil genap ini sifatnya temporer,” papar Sigit.

Sebagai informasi, kebijakan ganjil genap pertama kali diberlakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ketika menyambut perhelatan Asian Games XVIII pada 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018. Tidak sampai di situ, setelah Asian Games berakhir, Jakarta kembali menjadi tuan rumah Asian Para Games sehingga kebijakan itu perpanjang selama satu minggu.

Melihat dampak positif terhadap pemberlakuan ganjil genap, maka Pemprov DKI kembali memperpanjang kebijakan tersebut hingga akhir tahun 2019 mengingat penerapan ERP tengah digencarkan sebagai kebijakan permanen