JAKARTA - Presiden Joko Widado (Jokowi) memberikan pesan kepada pelajar SMA/SMK di Pekanbaru. Jokowi meminta agar jangan tebar fitnah di media sosial (medsos). Medsos harus dijadikan sebuah untuk menyebarkan semangat nasionalisme. Di hadapan para pengurus OSIS, Jokowi mengajak supaya tidak saling menghujat serta memfitnah di media sosial.

"Gunakan media sosial itu untuk semangat belajar, semangat olah raga, semangat menyampaikan gagasan," kata Jokowi di hadapan 300 pengurus OSIS dari seluruh SMA/SMK di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (9/5/2018).  "Jangan menggunakan kata-kata yang kasar, membully temannya. Media sosial harus kita jadikan ekosistem, sekali lagi menumbuhkan nasionalisme," kata Jokowi.

Jokowi melanjutkan, negera Indonesia yaitu negara yang besar dengan 17 ribu pulau. Dari jumlah itu, Indonesia mempunyai 714 suku dan adat istiadat berbeda-beda, tradisi yang berbeda serta bahasa yang berbeda. "Saya sudah melanglang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, sampai tempat yang terpencil. Setiap daerah memiliki adat dan tradisi yang berbeda-beda, bahasa daerah yang berbeda-beda. Tidak ada negara di seluruh dunia ini yang beragamnya sebanyak negara kita Indonesia," kata Jokowi. "Tetapi alhamdulilah, kita tetap rukun dan inilah yang harus terus dipupuk sebagai saudara sebangsa dan setanah air," kata Jokowi.

Di sini (Riau) sambung Jokowi, tetap rukun dengan yang ada di Papua. Setelah itu, Papua tetap rukun dengan Sulawesi. Sulewesi tetap rukun dengan yang di Jawa serta Kalimantan. "Ini tolong disampaikan ke rekan-rekan yang lain. Ini anugerah Allah ke kita yang berbeda-beda," tutup Jokowi.