JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Mendikbud), Muhadjir Effendy, berkunjung ke Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an. Pada kunjungannya ini, ia menyempatkan diri untuk berdialog bersama para santri. Di kesempatan itu, Muhadjir juga memberi motivasi terhadap para santri Daarul Qur'an sebelum melakukan salat zuhur pada Sabtu (26/5/2018). Mengutip surat Ali Imron ayat 140, Muhadjir menjelaskan ayat ini mengajarkan tentang sunatullah dalam hal pergantian kepemimpinan.

"Awalnya bangsa Yunani berkuasa lalu kemudian menyusul bangsa Romawi yang menguasai dua per tiga dunia. Kemudian juga berkuasa kekhalifan Utsmaniyah Turki yang juga menguasai dua per tiga dunia. Kemudian imperium Inggris dan sejak tahun 1945 hingga sekarang Amerika bisa disebut sebagai negara super power," paparnya seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (27/5/2018).

Muhadjir juga menerangkan saat ini Cina mulai mengintip dan banyak pengamat memprediksi bakal menggantikan dominasi Amerika Serikat.

Berkaca pada fenomena itu, Muhadjir berpesan terhadap para santri untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk bersiap, seandainya Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam diberi kesempatan untuk memimpin dunia. "Insya Allah 40 tahun yang akan datang bisa jadi Anda yang akan memimpin Indonesia ini. Maka itu, hilangkan pikiran-pikiran negatif seperti pemikiran radikal atau teroris. Mari kita raih ini dengan pikiran-pikiran yang baik, pikiran yang positif. Bayangkan jika nanti ada presiden, menteri, dan gubernur BI yang hafal Alquran. Insyaallah Indonesia akan lebih kuat dan maju," tegasnya.

Disamping itu, Yusuf Mansur menyampaikan terima kasih kepada Muhadjir yang sudah menyempatkan diri berkunjung ke Ponpes Tahfizh Daarul Qur'an. Ia menyebutkan ini adalah keberkahan untuk seluruh keluarga besar Daarul Qur'an.