BREAKINGNEWS.CO.ID - Di sela-sela kesibukannya yang padat dalam rangka menghadiri acara International Monetary Fund (IMF) yang berlangsung di Bali pada 8-14 Oktober 2018, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung tetap menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan kerja ke Terminal Benoa pada Senin (8/10/2017). Doso Agung bahkan terjun langsung ke lapangan melihat progres pekerjaan pembangunan Terminal Benoa.

Dalam kesempatan tersebut ia juga memberikan arahan serta motivasi bagi semua pegawai yang ada di Pelindo III Regional Bali Nusra. Doso Agung meminta kepada para karyawan untuk bekerja dengan hati dan penuh disiplin. Mereka harus mampu menunjukkan jika Pelabuhan Tanjung Benoa memang menjadi salah satu pelabuhan mewah yang layak untuk pariwisata.

Doso Agung di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali.
Doso Agung di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali. (foto: pelindo iii) 

Selama ini PT Pelindo III (Persero) telah mengerjakan beautifikasi Pelabuhan Benoa, Bali. Pelabuhan ini dijadikan sebagai kawasan mewah yang saling terintegrasi. Di antaranya Pelabuhan Benoa memiliki fasilitas lengkap mulai dari terminal kapal pesiar (cruise), marina, convention hall dan hotel, serta mal sebagai pusat perbelanjaan modern.

Wisata Benoa

Pelindo III juga mengintegrasikan kawasan perikanan yang ada di Pelabuhan Benoa ini, kawasan wisata kuliner yang terhubung langsung dengan pasar ikan. Di tempat ini wisatawan akan menikmati sensasi berbelanja ikan secara langsung dan sekaligus bisa  menikmati hidangan kuliner.

doso agung pelindo iii
Doso Agung serius melihat perkembangan Pelabuhan Tanjung Benoa (foto: Pelindo III) 

Beberapa pembangunan beautifikasi pelabuhan Tanjung Benoa ini tersebut tampal dalam pembangunan terminal penumpang, gate (pintu) masuk pelabuhan dan penataan taman di kawasan pelabuhan.  Pelindo III juga masuk dalam pengembangan selanjutnya, yaitu membangun fish market, marina dan kawasan properti.

Marina di Pelabuhan Tanjung Benoa bisa menampung kappa pesiar jenis yacht. Selain itu di kawasan ini, ada pula pusat perbelanjaan art centre dan culture centre. Meski bernuansa modern, namun Pelabuhan Tanjung Benoa tetap kental dengan nuansa kebudayaan lokal Bali. Pelabuhan yang sempat mengalami kebakaran beberapa waktu lalu kini sudah bersolek dan siap menampung wisatwan dan memperlancar arus distribusi barang.