JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan sertifikat tanah wakaf untuk rumah ibadah di Majalengka, Jawa Barat. Sebanyak 240 sertifikat yang dibagikan Jokowi. Penyerahan sertifikat wakaf tersebut dilakukan di Masjid Farid Arrohman, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5/2018).

Ada 12 orang perwakilan penerima sertifikat yang diserahkan langsung oleh Jokowi. Total ada 240 sertifikat wakaf yang diberikan, baik untuk masjid, musala, pesantren serta tempat ibadah. "Memang saat ini baru 240 sertifikat. Tapi saya sudah beri target tahun ini Insya Allah minimal 2.000 sertifikat untuk tempat masjid, musala, pesantren dan tempat ibadah," kata Jokowi.

Jokowi menerangkan alasan dirinya meminta supaya sertifikat tanah wakaf juga harus cepat diselesaikan. Soalnya, dalam setiap kunjungan baik itu ke daerah ataupun ke kota besar, selalu ada aduan sengketa tanah, termasuk juga sengketa tanah wakaf. "Karena di desa, di kota banyak sekali sengketa-sengketa mengenai tanah wakaf ini. Ahli waris menggugat, mesjid belum miliki sertifikat. Nah rawannya di situ. Karena sertifikat adalah tanda bukti hukum yang kita miliki. Saya kira di semua daerah, provinsi juga sama saja, bukan satu, dua, tiga, tapi puluhan," kata Jokowi.

Jokowi juga menyebutkan, dirinya sudah memberi target ke setiap provinsi supaya selekasnya merampungkan persoalan sertifikat tanah wakaf itu. "Saya beri target setiap provinsi. Semuanya sudah kita beri target agar tanah wakaf itu statusnya jadi jelas, karena memiliki tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki," katanya. Dia juga mengatakan, kalau setiap pengurusan sertifkat itu tidak dikenai biaya sepeeserpun. "Kalau ada yang bilang saya dipungut biaya, itu yang saya kejar," katanya.