BREAKINGNEWS.CO.ID – Pembalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow menilai dua kemenangan beruntun yang diraih oleh pembalap Ducti Team, Jorge Lorenzo berkemungkinan dapat terhenti saat MotoGP menyambangi Belanda sebagai seri kedelapan musim ini yang akan berlangsung di sirkuit Assen pada akhir pekan ini.

Lorenzo membuat terobosan dengan Desmosedici GP18 lewat keberhasilan merengkuh kemenangan di Mugello dan Catalunya. Meski terpaut 49 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez, sejumlah rival meyakini Lorenzo masih bisa memperebutkan gelar juara.

Crutchlow sendiri mengakui Lorenzo belum keluar dari persaingan, tetapi memperhitungkan dua balapan yang akan datang – Assen dan Sachsenring, di mana hasilnya tidak lebih baik dari finis ketiga sejak 2014 – ada kemungkinan raihannya kali ini juga bakal mengecewakan.

“Saya pikir dia mengendarai Ducati dengan sangat baik, tetapi Ducati, dalam satu hal, sepertinya sangat mirip Yamaha sekarang, untuk kecepatan di tikungan, untuk cara motor bisa berubah,” kata Crutchlow. “Jadi, dia menemukan ritme berada di zona konsisten yang selalu bisa dia masuki. Dan begitu dia menemukan itu, Anda selalu dalam masalah. Tapi saya pikir tempat-tempat seperti Assen dan Sachsenring, dia akan kesulitan lebih banyak daripada di suatu tempat yang dia suka, seperti Mugello dan seperti di Cataluna, Barcelona.”

“Jujur, dia bisa menjadi yang ke-10. Dan dia tidak akan seperti Marc atau seperti Dovi [Andrea Dovizioso], itu akan menjadi ketiga atau keempat pada hari yang benar-benar buruk – atau Valentino [Rossi]. Jika dia akan mengalami hari yang buruk, dia akan mengalami hari yang buruk,” imbuhnya seperti yang diberitakan Motorsport.com.

Marc Marquez Ingin Hentikan Lorenzo

Sementar itu, Marquez secara khusus menargetkan untuk mengakhiri rentetan kemenangan Lorenzo pada dua balapan MotoGP berikutnya. “Lorenzo sedang mengumpulkan momentum, saatnya untuk menghentikan dia sesegera mungkin,” tukas Marquez dikutip TV Spanyol setelah MotoGP Barcelona. “Ini [Mugello dan Barcelona] adalah dua sirkuit yang sangat mirip, lurus dan akselerasi. Kami harus menghentikan kemenangan beruntunnya, di Assen dan terutama di Jerman,” simpul The Baby Alien.