JAKARTA-Kompetisi cross country pada test-event atau ujicoba nomor eventing menyambut gelaran equestrian Asian Games XVIII/2018 akhirnya tersaji juga, Minggu (15/10/2017) di arena berkuda ketangkasan Pulomas, Jakarta Timur.

Sarana yang dipergunakan untuk test-event dari nomor eventing untuk ujicoba eventing Asian Games ini adalah arena yang sebelumnya dipakai pacuan kuda. Arena pacuan kuda tersebut sudah dibongkar, sejalan dengan revitalisasi sarana equestrian (berkuda ketangkasan) Asian Games XVIII/2018.  

Kompetisi cross country pada ujicoba eventing Asian Games XVIII/2018 ini diikuti sebanyak 15 atlet/rider. Sejak pukul 08.30 WIB pagi tadi, Mereka bergiliran tampil, masing-masing sekitar lima menit. 

Disiplin cross country ini seyogyanya dilangsungkan Sabtu (14/10). Namun, karena terkendala masalah non-teknis, cross county baru dilangsungkan Minggu ini. 

Ke-16 rider yang berlaga di test-event dari eventing ini adalah Alvaro Menayang (klub D'Riders/kuda Esprit), Albert Pelealu (Universitas Budi Luhur/Black Arrow), Jojo Jonathan (Emporium Horse Club/King Petra), Jendry Palandeng (APM Equestrian Centre/APM Wastle), Riko Ganda (Denkavkud/Lelis Blanch), Joko Susilo (Pegasus/Zion), Anto Budiarto (Arthayasa Stable/Favourita), M.Akbar Maulana (Kurnia Stable/Autumn Spirit), Jumhur Hatta (Denkavkud/Azalea), Andry Sutoyo (Aragon/Pramuda Wardhani), Galih Rasiono (Andiga/Albatros), Mia Arsjad (Emporium/Leslie), Yayat Subrata (Pegasus/Kabiala), Herdian Ramadhan (Aragon/Toar Esa), Marco Wowiling (Pegasus-Oxone/Blue Marline Oxone).

Cross-country mestinya menjadi disiplin terakhir yang dilombakan pada nomor eventing atau trilomba ini. Dari tiga hari gelaran eventing, yang kerap disebut juga three days event, yang pertama dikompetisikan adalah dressage atau tunggang serasi, kemudian jumping dan terakhir cross county.

Dalam rencana semula, kompetisi tunggang serasi dan lompat rintangan digelar di Arthayasa Stable pada hari pertama dan ketiga test-event ini yakni Jumat dan Minggu. Hari Sabtu seluruh peserta tampil di cross-country yang dilangsungkan di arena equestrian Pulomas ini. Namun, karena pengelola dari JIEP tidak memperkenankan lapangan dipakai, maka kompetisi jumping akhirnya didahulukan, dikompetisikan Sabtu di Arthayasa.

Arena equestrian di Pulomas yang tengah direvitalisasi oleh PT JIEP baru bisa dimanfaatkan pada Minggu ini, setelah dilakukannya lobi-lobi antara PP Pordasi dan panitia pelaksana test-event dari Arthayasa Stable.