BREAKINGNEWS.CO.ID -   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat naik seiring meningkatnya cadangan devisa Indonesia. Pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin (8/6/2020), IHSG ditutup menguat 122,78 poin atau 2,48 persen ke posisi 5.070,56. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 24,62 poin atau 3,19 persen menjadi 795,29.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta  mengatakan posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2020 yang meningkat menjadi130,5 miliar dolar AS dibanding bulan sebelumnya sebesar 127,9 miliar dolar AS, menjadi katalis positif bagi IHSG. "Penguatan indeks didukung cadangan devisa Indonesia yang meningkat dan market menyambut reopening perekonomian dengan positif," ujar Nafan di Jakarta, Senin (8/6).

Seperti ditulis laman Antaranews.com, penguatan indeks juga didukung adanya kesepakatan OPEC untuk menstabilkan harga minyak dunia serta data ketenagakerjaan non-pertanian AS yang positif dan di atas ekspektasi pasar.

Dibuka menguat, IHSG terus melesat dan nyaman berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, seluruh sektor meningkat dengan sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 4,46 persen, diikuti sektor pertanian dan sektor properti masing-masing 3,82 persen dan 1,91 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp44,02 miliar

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 930.509 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,4 miliar lembar saham senilai Rp13,53 triliun. Sebanyak 303 saham naik, 134 saham menurun, dan 157 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 314,37 poin atau 1,38 persen ke 23.178,1, Indeks Hang Seng naik 6,36 poin atau 0,03 persen menjadi 24.776,77, dan Indeks Straits Times menguat 46,15 poin atau 1,68 persen ke 2.797,65.