BREAKINGNEWS.CO.ID – Babak 16 besar Piala Dunia 2018 akan mempertemukan Uruguay kontra Portugal di Fisht Stadium pada Minggu, (01/07/2018). Jelang laga tersebut, bek Portugal, Bruno Alves merasa sangat yakin jika timnya mampu mengalahkan Luis Suarez dan kawan-kawan, kendati tim Amerika Latin tersebut berhasil meraih poin sempurna pada babak penyisihan grup.

“Saya pikir kami semua percaya bahwa kami bisa menang. Semangat tim sangat kuat, semangat saling mendukung satu sama lain, dan Portugal selalu siap untuk menghadapi siapapun,” ungkap Bruno Alves ketika melakoni sesi latihan Timas Portugal pada Jumat (29/6/2018) waktu setempat.

Saat ini, Timnas Portugal sendiri tengah berlatih di base camp mereka di Kratovo untuk mempersiapkan pertandingan melawan Timnas Uruguay. Raphael Guerreiro dan Gelson Martins telah pulih dari cedera yang dialaminya usai diperiksa oleh tim medis. Sementara William Carvalho absen dari latihan karena masih bermasalah dengan cedera otot.

Menurut laporan yang dilansir di laman resmi FIFA, Portugal diperkirakan akan membuat beberapa perubahan pada starting line-up mereka saat berhadapan dengan Uruguay.

Kemungkinan paling besar adalah dengan kembalinya Goncalo Guedes untuk menambah kedalaman serangan dan mengambil keuntungan dari beberapa kelemahan yang dimiliki Uruguay dalam transisi pertahanan.

"Mereka adalah tim hebat dengan seorang pelatih hebat (Oscar Tabarez) yang telah melatih mereka selama 12 tahun. Dia selalu tahu apa yang dia mau dari suatu pertandingan. Tapi kini kami berhadapan dengan lawan yang berat dan pertandingan ini akan terasa sulit bagi kedua tim. Saya sangat yakin kepada para pemain saya dan saya pikir kami mampu melangkah ke babak selanjutnya," ungkap manajer Portugal, Fernando Santos.

Menariknya, dari total 135 tahun Piala Dunia ini ada. Manajer dari pasangan Fernando Santos dan Oscar Tabarez menjadi kombinasi pelatih tertua di Piala Dunia.

Sementara itu, jika Portugal berhasil menang dalam pertandingan ini, mereka akan berhadapan dengan pemenang antara Perancis melawan Argentina di babak 16 besar. Keempat tim ini berada pada blok yang bisa dibilang sebagai neraka.