JAKARTA- Ketua DPR RI, Bambang Seosatyo meminta Komisi III DPR dan Komisi IX DPR mendorong Kepolisian RI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan sidak ke pasar tradisional dan swalayan. 
 
Hal tersebut dikatakan Bambang kepada wartawan, Rabu (30/5/2018) terkait temuan 40 ribu ton garam industri impor yang disalahgunakan menjadi garam konsumsi merek 'Gadjah Tunggal. 
 
"Tarik peredaran garam yang tidak layak konsumsi serta menindak tegas pemilik usaha yang memberi merek 'Gadjah Tunggal' tersebut," tegasnya. 
 
Bambang juga meminta Komisi IX DPR mendorong BPOM untuk menarik seluruh garam dengan merek tersebut dari pasaran, guna mencegah masyarakat membeli dan mengonsumsi garam yang tidak layak. 
 
"Meminta masyarakat untuk aktif melaporkan kepada kepolisian setempat jika menemukan merek garam 'Gadjah Tunggal' beredar di wilayahnya," pungkasnya.