BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mendatangi para penduduk agar mereka bisa mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan. 
 
Hal tersebut dikatakan Bambang menyikapi persoalan belum tercapainya target Pemerintah dalam penerapan jaminan kesehatan semesta (universal health coverage/UHC) tahun ini, yakni minimal 95% dari total penduduk terdaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), per 1 Desember 2018, peserta JKN baru 207.834.315, atau sekitar 79% penduduk. 
 
"Mengingat BPJS Kesehatan merupakan program pemerintah dalam membantu masyarakat Indonesia memperoleh jaminan kesehatan," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (4/1/2019). 
 
Bambang juga meminta BPJS Kesehatan mengkaji terhadap sanksi bagi perusahaan yang belum mendaftarkan pegawainya menjadi peserta JKN. Hal tersebut kata Bambang, guna mendukung program dan target yang akan dicapai oleh BPJS Kesehatan. 
 
Selanjutnya Bambang menghimbau masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi peserta JKN, mengingat program jaminan kesehatan semesta bermanfaat untuk seluruh warga Indonesia dalam memperoleh kemudahan akses kesehatan.
 
Diketahui, berdasarkan surat dari BPJS Kesehatan nomor 1668/IV/07/1218 perihal pencapaian Universal Health Coverage Kota Bogor, jumlah penduduk yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS di Kota Bogor sampai dengan 3 Desember 2018 adalah sejumlah 978.925 jiwa atau 95.85% dari total jumlah penduduk sebanyak 1.021.337 jiwa (data dari BPJS Kesehatan Pusat) maka Kota Bogor dinyatakan telah mancapai UHC karena telah mencapai minimal 95% sebagai syarat minimal kepesertaan UHC.
 
Agar pencapaian UHC tersebut tetap dapat dipertahankan dan ditingkatkan maka dukungan/komitmen masyarakat dan semua pihak terkait diperlukan melalui ajakan dan kampanye untuk menjadi peserta JKN-KIS secara mandiri.