BREAKINGNEWS.CO.ID - PSIS Semarang akan menjadi ujian pertama bagi pelatih anyar Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera. Laga tersebut bertajuk leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia. Duel keduanya bakal digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Pelatih asal Argentina itu resmi mengisi kekosongan kursi kepelatihan The Guardian pada 5 Februari 2019. Setidaknya, dia memiliki waktu dua pekan untuk membesut Indra Kahfi dan kawan-kawan sebelum laga melawan Laskar Mahesa Jenar ini.

"Saya lihat kondisi pemain sudah bagus. Mungkin saya hanya butuh waktu sedikit lebih banyak lagi untuk menyempurnakan tim ini," kata Alfredo vera.

"Masih ada beberapa hal yang harus kita benahi. Semoga besok kami bisa meraih kemenangan di sini," ujarnya, menambahkan.

Bhayangkara FC lolos ke babak 16 besar setelah menyingkirkan PSBL Langsa pada babak 32 besar. Mereka sukses mengalahkan PSBL dengan agregat 6-4. Pada laga pertama di Langsa, Aceh, BFC sukses menang dengan skor 2-1. Sementara itu, pada laga kedua di Stadion PTIK, BFC menang dengan skor 4-3.

Namun, BFC perlu mengoreksi hasil kemenangan tersebut. Pasalnya, mereka kebobolan empat gol oleh tim yang kini berlaga di Liga 3 itu. Memang, pada dua laga tersebut, Alfredo belum resmi menjadi pelatih BFC. Namun, setidaknya, Alfredo perlu memberikan sentuhan lebih kepada barisan pertahanan mereka untuk laga besok.

"Karus harus lebih fokus membenahi lini belakang. Kemarin Kita juga kebobolan dua gol lawan Timnas Indonesia U-22. Jadi kami harus fokus memperbaiki lini belakang," kata Alfredo.

Sebelum resmi menjadi pelatih Bhayangkara FC, tantang berliku harus dihadapi Alfredo Vera. Alfredo sukses mengantarkan Persebaya Surabaya ke Liga 1 2018. Akan tetapi, di tengah kompetisi, dia dipecat manajemen Bajul Ijo lantaran penampilan Persebaya tak kunjung membaik.

Setelah itu, Alfredo pun berlabuh ke Sriwijaya. Sayangnya, dia gagal membawa Laskar Long Kito bertahan di Liga 1 musim 2019. Sriwijaya FC harus terdegradasi ke Liga 2 setelah menempati posisi 17.