Jakarta - Petenis wanita asal Belanda, Kiki Bertens meraih gelar terbesar dalam kariernya ketika dia mengangkat trofi juara Charleston Terbuka 2018 di Charleston, Amerika Serikat. Hal tersebut membuatnya sampai saat ini belum bisa percaya atas prestasi gemilangnya ini.

Bertens harus berjuang hampir tiga jam saat menuju ke final. Namun, saat bertemu dengan Julia Goerges dari Jerman di pertandingan terakhir, Bertens membutuhkan waktu tidak sampai setengahnya untuk menyegel keunggulan 6-2, 6-1 (dalam waktu 58 menit).

Saat di semifinal menghadapi Madison Keys, Bertens harus bermain hingga 2 jam 43 menit untuk menorehkan kemenangan 6-4, 6-7 (2-7), 7-6 (7-5). "Ini tidak bisa dipercaya. Saya pikir saya belum bisa benar-benar menyadarinya, tapi saya sangat senang dan bangga, saya memikirkan diri saya sendiri," ungkap Bertens melansir dari situs resmi WTA.

"Ini awal yang bagus dari musim lapangan tanah liat, dan semoga masih banyak yang akan datang, tapi yang satu ini saya sudah siap dan saya sangat senang dengan itu," sambung petenis berusia 26 tahun itu.

Petenis yang kini menempati urutan 17 dunia itu, sebelumnya sudah mengoleksi gelar juara WTA di Piala Kremlin dan WTA Elite Trophy Zhuhai selama tahun lalu, dan mengawali musim ini dengan menjuarai Auckland Terbuka.

Bertens harus berjuang hampir tiga jam saat menuju ke final. Namun, saat bertemu dengan Julia Goerges dari Jerman di pertandingan terakhir, Bertens membutuhkan waktu tidak sampai setengahnya untuk menyegel keunggulan 6-2, 6-1 (dalam waktu 58 menit).

Saat di semifinal menghadapi Madison Keys, Bertens harus bermain hingga 2 jam 43 menit untuk menorehkan kemenangan 6-4, 6-7 (2-7), 7-6 (7-5).

"Ini tidak bisa dipercaya. Saya pikir saya belum bisa benar-benar menyadarinya, tapi saya sangat senang dan bangga, saya memikirkan diri saya sendiri," ungkap Bertens melansir dari situs resmi WTA. "Ini awal yang bagus dari musim lapangan tanah liat, dan semoga masih banyak yang akan datang, tapi yang satu ini saya sudah siap dan saya sangat senang dengan itu," sambung petenis berusia 26 tahun itu.

Petenis yang kini menempati urutan 17 dunia itu, sebelumnya sudah mengoleksi gelar juara WTA di Piala Kremlin dan WTA Elite Trophy Zhuhai selama tahun lalu, dan mengawali musim ini dengan menjuarai Auckland Terbuka.