BREAKINGNEWS.CO.ID - Pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, memulai perjalanan kunjungannya ke Rusia pada Rabu (24/4/2019) untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.

Untuk mencapai Kota Vladivostok yang menjadi lokasi pertemuan kedua pemimpin tersebut, Kim memilih melalui jalur darat dengan menggunakan kereta api lapis baja berwarna hijau tua. Seperti dilansir Associated Press, Rabu (24/4), dari gambar yang disebarkan oleh Kantor Berita Korea Utara (KCNA), Kim Jong-un bertolak ke Rusia bersama sejumlah rombongannya. Dia sempat singgah di Stasiun Hasan, dekat perbatasan Rusia, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Vladivostok.

Kereta itu juga digunakan ketika Kim Jong-un melawat ke Hanoi, Vietnam pada akhir Februari 2019 lalu. Dia harus menempuh perjalanan hingga empat hari. Anggota Penasihat Presiden Rusia, Yuri Ushakov, menyatakan pertemuan antara Kim Jong-un dan Putin akan membahas perihal program nuklir. Dia mengatakan Rusia akan memberi dukungan terhadap keputusan yang diambil oleh Kim Jong-un dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beberapa waktu lalu.

Lawatan Kim Jong-un ke Rusia dilakukan dua bulan setelah pertemuan dengan Trump di Hanoi, Vietnam, yang tidak membuahkan hasil. Dia juga menjadi pemimpin Korut yang kembali bertandang ke negara tersebut, setelah kunjungan mendiang ayahnya, Kim Jong-il, pada 2011 lalu. Ushakov menyatakan Rusia akan berusaha mencari jalan keluar untuk menyudahi krisis di Semenanjung Korea. Di samping itu, mereka juga akan membahas soal perdagangan kedua negara.

Rusia berharap bisa menggarap industri logam Korut. Sedangkan Korut ingin Rusia membangun jaringan listrik, dan menarik pemodal untuk proyek infrastruktur seperti kawasan industri, rel kereta api dan lainnya. Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, pemerintah Rusia menutup sementara jalur pelayaran di perairan dekat Vladivostok dan Pulau Russky. Stasiun kereta api utama di Vladivostok juga ditutup selama beberapa hari.