BREAKINGNEWS.CO.ID – Bangsa Indonesia sehari lagi akan merayakan ulang tahun atau dirgahayu ke-73 pada Kamis (17/8/2018) besok. Beberapa masyarakat pun menyambut ulang tahun bangsa ini dengan memasang bendera merah putih. Namun sangat disayangkan kericuhan terjadi di Apartemen Kalibata City, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, setelah pengelola apartemen menurunkan paksa bendera merah putih.

Keributan antara penghuni dan pihak pengelola apartemen pun menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat penghuni apartemen yang melakukan protes kepada pihak pengelola yang menurunkan paksa bendera bendera merah putih.

“Pak, Pak, Mas… Coba tolong orangnya dipangil ke sini.! Mereka masuk ke unit, terus minta benderanya dicopot. Ada apa ini? Yang copot tuh bapak tadi, bukan saya loh! Gak bisa begitu dong!” ungkap salah satu seorang penghuni apartemen Kalibata City seperti yang berada dalam sebuah video, Kamis (16/8/2018).

Pada video tersebut, nampak seorang wanita berkerudung hijau yang terlihat melakukan protes. Dengan memegang bendera merah putih, ia mempertanyakan kenapa bendera yang dipasangnya di balkon unit apartemennya di copot paksa oleh pengelola apartemen.

“Saya hanya butuh penjelesan kenapa bendera saya dicopot? Mereka loh yang copot,” ungkap ibu itu sambil menunjuk kepada pria yang mengenakan kemeja berwarna hijau.

“Yang copot itu bapak tadi, bukan saya. Ibu itu juga dicopot loh benderanya. Katanya Bapak yang suruh?" sambung sih Ibu yang masih mengarahkan protesnya kepada Bapak pengelola apartemen tersebut.

Dan Bapak berkemeja hijau itu pun mengelak dari protes para penghuni apartemen Kalibata City, ia mengatakan jika dirinya hanya disuruh dan hanya menerima perintah saja.

"Kok, saya? Saya hanya disuruh, saya hanya terima perintah," ungkap pengelola yang tengah diprotes warganya itu.

Dan warga pun kembali melayangkan protes dengan meminta langsung bertemu dengan pihak pengelola. “Coba bapak panggil siapa yang nyuruh bapak. Kalau saya ada di unit, saya juga gak akan mau bendera saya dicopot. Jadi siapa yang suruh bapak copot bendera saya?”

Hingga saat ini belum diketahui kapan peristiwa ini terjadi. Namun dari beberapa informasi menyebutkan jika peristiwa ini terjadi pada Kamis (16/8/2018) siang WIB di Tower Damar Kalibata City.

Tentu saja hal ini sangat amat disayangkan. Karena bagaimanapun sebagai warga negara kita berhak menaikan bendera merah putih untuk menyambut dirgahayu Indonesia yang ke-73. Dengan adanya insiden ini, Kalibata City pun kembali merusak citranya di mata publik. Karena sebelumnya kasus narkoba serta prostitusi juga pernah terjadi di sana.