BREAKINGNEWS.CO.ID -  Indonesia memang dikenal sebagai negara dengan sejuta kekayaan alam. Tidak hanya kekayaan alam di darat saja yang begitu menakjubkan dan luar biasa. Sebagai negara maritim dengan ribuan pulau dan dikelilingi lautan yang luas, kekayaan alam bawah lautpun tidak bisa diragukan begitu saja.

Indonesia baru saja memilih dua perwakilan Putera dan Puteri Maritim yang baru tahun ini. Rian Kurniawan asal Sulawesi Selatan dan Luh Putu Inggita Santy dari Bali didapuk menjadi Putera Puteri Maritim Indonesia 2018.

Pemilihan Putera Puteri Maritim Indonesia (PPMI) tahun ini mengambil tema "Dengan Berwawasan Budaya Indonesia, Putera Puteri Maritim Indonesia Siap Mewujudkan Eksistensi NKRI Sebagai Negara Maritim", yang bertujuan meningkatkan peran serta generasi muda dalam pembangunan maritim di Indonesia.

Putera Puteri Maritim Indonesia 2018 juga diharapkan dapat membantu dan mendorong dalam mengembalikan kejayaan dan eksistensi maritim bangsa Indonesia di masa lampau.

“Kita tahu Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, 75 persen negara Indonesia terdiri dari laut. Walaupun agak terlambat dalam memperbesar kekayaan kelautan Indonesia, Presiden Jokowi mendorong kita sebagai negara maritim yang hebat,” kata Luhut Binsar Panjaitan.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap Putera Puteri Maritim Indonesia tidak hanya memiliki pengetahuan di bidang kelautan dan industri, tapi juga pengetahuan tentang pariwisata, yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia khususnya melalui Industri wisata bahari.

Pada 2019, melalui wisata bahari seperti keindahan pantai, lokasi surfing, diving, dan sebagainya ditargetkan mampu mendatangkan 4 juta wisatawan mancanegara (wisman). Apalagi, saat ini cruise dan yacht mulai ramai datang ke Indonesia karena di dukung oleh kebijakan pemerintah.

Arief menjelaskan, wisman tertarik berkunjung ke Indonesia karena potensi yang dimiliki berupa alam (nature) sebesar 35%, budaya (culture) 60%, dan manmade 5%. “Potensi alam sebesar 35% kita kembangkan sebagai wisata bahari (marine tourism) 35%; wisata ekologi (eco tourism) 45%; dan wisata petualangan (adventure tourism) 20% di dalamnya termasuk geopark,” kata Menpar Arief Yahya.

Ketua Yayasan Putera Puteri Maritim Indonesia, Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, sebanyak 68 peserta dari 28 Provinsi di Indonesia akan diberikan pembekalan agar menjadi Duta Maritim yang mumpuni, terpercaya dan memiliki integritas kepada NKRI.

”PPMI bertujuan untuk meningkatkan peran generasi muda dalam melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia demi mengembalikan kejayaan maritim Indonesia,” pungkasnya.