BREAKINGNEWS.CO.ID - Grup penyanyi wanita asal Korea Selatan, Red Velvet, kembali mewarnai industri musik Korea. Kembalinya girlband ini ditandai dengan perilisan mini album yang berjudul "Summer Magic". Baru beberapa jam dirilis, album ini langsung menguasai tangga musik Korea dengan lagunya yang juga baru diluncurkan berjudul "Power Up".

Kejutan untuk Red Velvet enggak sampai disitu aja. Selain menguasai deretan chart Korea, lagu ini juga berhasil menduduki tangga lagu iTunes di beberapa negara seperti Swedia, Finlandia, Yunani, Brazil, Argentina, sampai wilayah Asia, termasuk Indonesia. Sedangkan di Amerika Serikat dan sekitarnya, lagu ini berada diposisi No 2 iTunes Top Album.

Lagu itu bercerita tentang semangat menyambut musim panas. Dengan tempo yang cepat, tarian dan berpakaian yang colorfull membuat lagu Power Up terasa lebih bersemangat. Bahkan, hanya dalam waktu sehari aja lagu tersebut udah diliat lebih dari 7 juta di youtube.

Seperti diketahui sebelumnya, Summer Magic adalah album mini keenam Red Velvet, sekaligus menjadi album kedua mereka pada 2018, setelah merilis The Perfect Red Velvet Januari lalu. Grup yang beranggotakan Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri ini mendapatkan sambutan yang cukup besar.

Power Up sendiri adalah satu dari tujuh lagu yang mengisi Summer Magic. Dalam video musik yang juga dirilis kemarin, Red Velvet tampil khas dengan warna-warna ceria. Penampilan itu sesuai dengan tema lagu yang membangkitkan semangat pada hari-hari musim panas.

Melalui official Instagramnya, para personel mengucapkan terima kasih atas antusias yang luar biasa ini kepada masyarakat khususnya penggemar mereka yang biasa disapa ReVeluv.



“Terima kasih untuk kalian semua, Power Up, Berjuang!,” tulisnya.

Red Velvet memulai debut pada 2014 dengan lagu Happiness. Sejak saat itu, Red Velvet telah menjadi salah satu girlband paling terkenal di Korea Selatan. Mereka disebut sebagai salah satu musisi K-pop terbaik dengan empat album yang berhasil menduduki peringkat pertama di tangga musik World Albums sejak 2015.