JAKARTA - Pada Geneva Motor Show 2018 terlihat konsep aneh dari mobil drone yang dibuat bersama antara Audi, Italdesign dan Airbus, diberi nama Pop.Up. mobil terbang, Audi akan menggunakan tenaga listrik, dan bisa mendarat horizontal maupun vertikal, saat ini idenya hanyalah sebuah konsep, namun sudah ada versi semi fungsional, yang diperlihatkan di Geneva Motor Show, yang mencakup teknologi penggerak otonom dan listrik (dibuat dengan teknologi Volkswagen), sedangkan bagian terbang dikembangkan oleh Airbus.

Seperti yang dilansir dari Tech Crunch, Rabu (7/3/2018), Audi mengatakan bahwa mobil terbang Audi ini akan memiliki kabin dua penumpang, yang memiliki layar 49 inci untuk mengendalikan kendaraan, dan akan mengeluarkan kemudi dan tuas penggerak. Semua perintah kendaraan akan dilakukan melalui layar dan beberapa tombol diletakkan di sandaran tangan, meski juga akan mengenali perintah suara dan wajah.

Agar dapat terbang, mobil ini memiliki empat polong yang menampung delapan baling-baling helikopter. Dengan tenaga listrik 26 hp (20 kW) yang merupakan energi baterai 70 kWh. Tenaga penerbangan output gabungan sebesar 214 hp (160 kW). Ini memungkinkan modul mencapai kecepatan tertinggi 74 mph (120 km / jam) dan menempuh perjalanan hingga 31 mil (50 km) sebelum perlu berhenti mengisi daya selama 15 menit. Modul mobil ini dapat menampung baterai 15 kWh dan dua motor listrik yang menghasilkan output gabungan 80 hp (60 kW). Ini akan memberikan jarak tempuh sejauh 80 mil (130 km) dengan sekali charge.