BREAKINGNEWS.CO.ID - Pembalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco mengaku  bersemangat menyambut MotoGP Belanda yang bakal digelar di Sirkuit Assen akhir pekan ini. Karakter sirkuit yang dikenal cocok untuk YZR-M1 pun membuatnya kian termotivasi.

Musim ini, Zarco tampil cukup kompetitif. Ia sukses merebut dua pole dan dua podium, meski sayangnya tak terlalu beruntung di tiga seri terakhir. Dalam MotoGP Catalunya, Spanyol baru-baru ini, ia hanya mampu finis ketujuh.

Meski begitu, pembalap Prancis ini punya catatan yang baik di Assen. Sejak 2011, ia konsisten finis di posisi 10 besar, kecuali tahun lalu, di mana ia finis ke-14. Kala itu, ia sukses merebut pole, namun melakukan kesalahan strategi pit stop dalam sesi balap.  Juara dunia Moto2 2015-2016 ini juga menjadikan prestasinya di Moto2 sebagai lecutan, mengingat ia sukses merebut kemenangan di Assen pada 2015 dan finis kedua pada 2016.

"Assen merupakan lintasan yang menyenangkan dan punya banyak sejarah. Saya hanya menang sekali di sana pada 2015. Saya bisa cepat di Moto2, dan tahun lalu di MotoGP cukup oke," ungkapnya dalam rilis resmi tim.

"Balapan kala itu sulit, karena terjadi sedikit hujan dan saya takut jatuh, jadi saya ambil keputusan yang salah untuk masuk ke pit lane. Jadi tahun ini, saya akan lihat bagaimana cuacanya nanti," lanjutnya.

Zarco juga makin optimistis mengingat YZR-M1 kerap tampil garang di tangan Valentino Rossi setiap kali berkunjung ke Assen. Selama membela Yamaha, The Doctor mengoleksi tujuh kemenangan di sirkuit berjuluk 'The Cathedral' tersebut.

"Saya ingin berada di papan atas. Saya rasa Assen cocok untuk Yamaha, mengingat Vale selalu tampil kuat di sana. Ini berarti saya juga bisa melakukan hal-hal hebat di atas motor saya. Saya akan bekerja keras sepanjang waktu. Bahkan bila hujan nanti, saya akan tetap ngotot menempel para pemabalap top lain," pungkas Zarco.

Saat ini Zarco tengah berada di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 73 poin, tertinggal 42 poin dari pembalap Repsol Honda, Marc Marquez yang ada di puncak.