BREAKINGNEWS.CO.ID - Pekan ke-24 Liga 1 2018 bakal ada sejumlah pertandingan seru. Salah satunya adalah derby Jawa Timur yakni Arema FC vs Persebaya Suarabaya. Duel tersebut bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10/2018). Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku federasi mempunyai pesan khusus kepada operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru.

Pesan tersebut supaya insiden yang baru-baru ini terjadi tak terulang lagi. Agar, tidak ada nyawa lagi yang melayang sisa-sia karena rivalitas dua tim. PSSI tak mau lagi kecolongan seperti kasus Haringga Sirila. The Jakmania 23 tahun itu menjadi korban keganasan panasnya rivalitas dua suporter tim yang sering berseteru yaitu Persib Bandung dan Persija Jakara.

Laga antara Arema FC dan Persebaya juga tak kalah memiliki tensi tinggi antara pemain dua klub tersebut. Bahkan, Persaingan terjadi tak hanya di lapangan, namun juga di luar lapangan. Mereka adalah para pendukung Persebaya, Bonek, dan juga suporter Arema FC, para Aremania. Kehadiran mereka semakin membuat persaingan menjadi memanas. Belum dapat dipastikan darimana rivalitas antara kedua pendukung itu lahir.

Oleh karena itu, PSSI mewanti-wanti kepada LIB untuk mengatur segalanya supaya pertandingan antara Arema FC vs Persebaya ini berjalan aman dan lancar. Apalagi, Liga 1 baru saja kembali diputar, dan pekan ke-24 merupakan tes apakah kompetisi layak digelar atau tidaknya. "Pertandingan Arema FC vs Persebaya ini sudah menjadi perbincangan publik dalam beberapa minggu belakangan ini. Pertandingan ini butuh perhatian khusus. Sehingga, PT Liga harus membuat catatan khusus bahwa ini adalah pertandingan yang harus dikelola dengan konsentrasi tinggi," kata Wakil Ketua Umam PSSI, Joko Driyono, kepada Breakingnews.co.id.

Dipantau Exco PSSI

Sementara itu, Ketua Tim Pencari Fakta sekaligus anggota Exco PSSI, Gusti Randa mengatakan, seluruh pertandingan pekan ke-24 bakal dipantau oleh semua anggota Exco PSSI. "Sekarang akan kembali bergulir Liga 1 pekan ke-24 yang dimulai pada Jumat sampai Selasa. Tentu PSSI dan TPF menyarankan kepada PT Liga Indonesia Baru agar laga pekan ke-24 menjadi sebuah percobaan, bagaimana setelah ada keputusan Komdis PSSI yang menurut kami tegas dan keras, itu semua bisa diimpelemntasikan. Keputusan itu tak hanya berlaku untuk Persib, tapi ke depannya untuk semua klub, semua panpel, dan semua suporter," ujar Gusti Randa

Menurut Gusti, laga pekan ke-24 itu harus menjadi tempat bagaimana putusan Komdis PSSI yang tegas terhadap Persib Bandung juga bisa diimplementasikan kepada semua pihak. "Seluruh anggota Exco PSSI akan mendapatkan tugas untuk memantau secara langsung pertandingan-pertandingan di pekan ke-24. Harapannya, agar kita semua bisa melihat bagaimana panpel, keamanan, suporter tim tuan rumah maupun tim tamu, serta semua elemen untuk bisa tertib dan tunduk kepada regulasi yang ada," ucapnya.