BREAKINGEWS.CO.ID – Pembangunan rumah susun sederhana DP 0 Rupiah atau rusunami telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Jumat (12/10/2018) siang tadi. Dengan diresmikannya rusunami di Klapa Village ini, Pemprov DKI Jakarta juga ingin mengupayakan agar warga yang tinggal di sana bisa mendapat fasilitas lain, salah satunya adalah akses transportasi.

Anies Baswedan pun akan mengatur agar Jak Lingko (nama baru dari Ok Otrip) agar bisa menjangkau warga yang tinggal di Klapa Village ini. Ia ingin warga yang tinggal di kawasan rusunami memiliki akses kendaraan umum yang mudah.

"Nanti kami akan mengatur agar jaringan Jak Lingko bisa menjangkau wilayah di sini. Sehingga harapannya warga tinggal di rumah yang dibangun khusus untuk Samawa ini mereka akan punya akses kendaraan umum yang mudah," ungkap Anies Baswedan usai meresmikan rusunami di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (12/10).

Disamping itu, Gubernur DKI Jakarta menegaskan jika angkutan umum di rusunami Klapa Village adalah prioritas utama. Dengan penghuni Klapa Village yang merupakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), ia ingin jika warga di sana bias mendapatkan fasilitas mudah dan terjangkau.

"Sehingga mereka tidak harus ke mana-mana menggunakan kendaraan pribadi. Khususnya untuk pekerja. Jadi fasilitas yang diprioritaskan adalah fasilitas kendaraan umum massal. Itu yang akan kami siapkan," tegas Anies.

Nantinya, akan ada 780 unit hunian yang bakal disediakan di Klapa Village untuk tahap pertama, yang terbagi menjadi dua tipe rumah yakni tipe 21 dan tipe 36. Harga paling murah nantinya akan dijual seharga Rp 184 jutaan hingga termahal Rp 310 juta.

Untuk warga DKI Jakarta yang berminat bisa mendaftarkan diri mulai 1 November 2018. Pendaftaran bisa dilakukan dengan dua cara, yakni online melalui dp0rupiah.jakarta.go.id, dan offline dengan mendatangi loket Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI atau kantor wali kota setempat.

Sementara itu, PD Pembangunan Sarana Jaya sebagai BUMD yang menggarap proyek ini menargetkan jika Januari 2019 proses pengerjaan struktur bangunan (topping off) sudah selesai 100 persen. Sedangkan serah terima akan diberikan pada bulan Juli 2019.