Jul 26, 2017

Tag : Isis

Negara Islam Irak dan Syam ,juga dikenal dengan nama Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS atau ISIS ), Negara Islam Irak dan asy-Syam, Daesh, atau Negara Islam (NI atau IS),adalah kelompok militan ekstremis. Kelompok ini dipimpin oleh dan didominasi oleh anggota Arab Sunni dari Irak dan Suriah. Hingga Maret 2015, NIIS menguasai wilayah berpenduduk 10 juta orang di Irak dan Suriah. Lewat kelompok lokalnya, NIIS juga menguasai wilayah kecil di Libya, Nigeria, dan Afghanistan. Kelompok ini juga beroperasi atau memiliki afiliasi di berbagai wilayah dunia, termasuk Afrika Utara dan Asia Selatan.

Dalam bahasa Arab, kelompok ini dikenal dengan nama ad-Dawlah al-Islāmiyah fī 'l-ʿIrāq wa-sy-Syām sehingga terciptalah kata Da'isy atau Daesh (داعش, pengucapan bahasa Arab: [ˈdaːʕiʃ]),singkatan "NIIS" dalam bahasa Arab. Pada tanggal 29 Juni 2014, kelompok ini menyatakan dirinya sebagai negara Islam sekaligus kekhalifahan dunia yang dipimpin oleh khalifah Abu Bakr al-Baghdadi dan berganti nama menjadi ad-Dawlah al-Islāmiyah (الدولة الإسلامية, "Negara Islam" (NI). Sebagai kekhalifahan, NIIS mengklaim kendali agama, politik, dan militer atas semua Muslim di seluruh dunia, dan "keabsahan semua keamiran, kelompok, negara, dan organisasi tidak diakui lagi setelah kekuasaan khilāfah meluas dan pasukannya tiba di wilayah mereka". Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut NIIS telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang. Amnesty International melaporkan bahwa kelompok ini telah melakukan pembersihan etnis "berskala sangat besar". Kelompok ini dicap sebagai organisasi teroris oleh PBB, Uni Eropa dan negara-negara anggotanya, Amerika Serikat, India, Indonesia, Israel, Turki, Arab Saudi, Suriah, dan negara-negara lain. Lebih dari 60 negara secara langsung atau tidak langsung berperang melawan NIIS.

Kelompok ini awalnya didirikan dengan nama Jama'at al-Tawhid wal-Jihad pada tahun 1999, lalu bergabung dengan al-Qaeda pada tahun 2004. Kelompok ini terlibat pemberontakan Irak setelah pasukan koalisi Barat menyerbu Irak tahun 2003. Bulan Januari 2006, kelompok tersebut bergabung dengan grup-grup pemberontak Sunni yang tergabung dalam Dewan Syura Mujahidin. Mereka memproklamasikan pemberntukan Negara Islam Irak (NII) pada bulan Oktober 2006. Setelah Perang Saudara Suriah pecah bulan Maret 2011, NII di bawah kepemimpinan al-Baghdadi mengutus para pejuang ke Suriah pada Agustus 2011. Para pejuang tersebut menyebut dirinya Jabhat an-Nuṣrah li-Ahli asy-Syām—Front al-Nusra—dan menguasai daerah-daerah yang mayoritas dihuni warga Sunni di kegubernuran Ar-Raqqah, Idlib, Deir ez-Zor, dan Aleppo. Bulan April 2013, al-Baghdadi mengumumkan penyatuan NII dengan Front al-Nusra dan nama barunya, Negara Islam Irak dan Syam (NIIS). Namun demikian, Abu Mohammad al-Julani dan Ayman al-Zawahiri, masing-masing pemimpin al-Nusra dan al-Qaeda, menolak penyatuan tersebut. Setelah perebutan kekuasaan selama delapan bulan, al-Qaeda memutus semua hubungan dengan NIIS pada tanggal 3 Februari 2014 karena NIIS enggan berunding dan "luar biasa keras kepala". Di Suriah, kelompok ini melancarkan serangan darat terhadap pasukan pemerintah dan faksi pemberontak dalam Perang Saudara Suriah. Mereka mulai dikenal luas setelah mendesak mundur pasukan pemerintah Irak dari kota-kota besar di Irak barat dalam sebuah serangan pada awal 2014. Hilangnya kendali Irak atas wilayahnya sendiri mengakibatkan pecahnya pemerintahan Irak dan memicu aksi militer Amerika Serikat di Irak.

NIIS mahir memanfaatkan media sosial. Mereka mengepos video-video pemenggalan tentara, warga sipil, wartawan, dan pekerja sosial di Internet dan dikenal karena menghancurkan situs-situs warisan budaya. Para tokoh Muslim di seluruh dunia mengutuk ideologi dan aksi-aksi NIIS; mereka berpendapat bahwa kelompok tersebut sudah keluar jauh dari ajaran Islam yang sejati dan segala tindakannya tidak mencerminkan ajaran atau nilai-nilai yang dibawa agama ini.Penggunaan nama "Negara Islam" dan konsep kekhalifahan oleh kelompok ini dikritik secara luas. PBB, NATO, berbagai negara, dan sejumlah kelompok Muslim besar menolak keduanya.

News

Nasib Linda, Gabung di ISIS , Gadis Jerman Mengaku Menyesal dan Ingin Pulang

Ridho , Senin, 24/07/17 18:59 WIB

JAKARTA, Empat wanita Jerman, termasuk seorang gadis berusia 16 tahun, yang bergabung dengan kelompok ISIS beberapa tahun belakangan ini, ditahan disebuah penjara Irak dan memperoleh pertolongan konsuler, majalah " Der Spiegel " melaporkan...

News

Anggota ISIS Menyamar Jadi Perempuan, Sayang Lupa Mencukur Kumis

Echo , Minggu, 23/07/17 21:25 WIB

Sejumlah anggota ISIS melakukan segala upaya agar bisa meloloskan diri dari kota Mosul yang sudah direbut kembali pasukan Irak.

News

Serangan Militan di Sinai Tewaskan 5 Polisi Mesir

Robbi , Selasa, 18/07/17 11:23 WIB

Paling tidak lima polisi Mesir tewas serta sebagian orang yang lain luka-luka dalam serangan beberapa militan di lokasi Semenanjung Sinai sisi utara. Beberapa militan disangka jadi anggota grup teroris ISIS.

News

Tolak Simpatisan ISIS Kembali, Menhan: Berjuang Saja Sampai Mati

AST , Senin, 17/07/17 16:49 WIB

Kelompok ISIS sudah tertekan dan mulai mengalami kemunduran dalam peperangan di Irak. Para militan ISIS mulai menyebar ke beragam negara, serta diduga juga akan menanamkan paham radikal mereka di kawasan Asia...

News

Australia Khawatir, Banyak WNI Militan ISIS Ditangkap di Turki

Robbi , Sabtu, 15/07/17 17:13 WIB

Indonesia nyatanya tempati posisi ke-2 didunia dalam daftar jumlah militan asing ISIS yang di tangkap di Turki. Hal semacam ini menyebabkan kecemasan Australia.

Menurut data dari Kementerian Dalam Negeri Turki seperti ditulis...

News

WNI Menjadi Anggota ISIS Terbesar Kedua di Dunia

Robbi , Sabtu, 15/07/17 16:28 WIB

Indonesia merupakan jumlah penyumbang anggota ISIS posisi ke-2 terbanyak didunia, saat penangkapan anggota ISIS di Turki , dalam daftar jumlah militan asing ISIS yang di tangkap di Turki. Posisi pertama yaitu...

News

Pembantaian Pejuang ISIS Kini Marak Terjadi di Mosul

Ary , Jum'at, 14/07/17 16:16 WIB

Selepas kekalahan tentara ISIS di Mosul, balas dendam besar-besaran mulai terjadi. Pasukan Irak kini giliran membantai pejuang ISIS di Kota Tua tersebut. Berbagai laporan bahkan video rekaman amatir muncul tentang pembantaian...

News

Video Tentara Irak Eksekusi Pejuang ISIS Menyebar di Internet

Ary , Jum'at, 14/07/17 15:07 WIB

Pemerintah Irak menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki sebuah video yang tampaknya menunjukkan bahwa pasukan mereka membunuh tersangka militan Islam yang ditahan di daerah Mosul.



News

Anggota ISIS Dilempar Tentara Irak ke Jurang Hidup-hidup

Ridho , Jum'at, 14/07/17 15:07 WIB

Sejumlah video yang memerlihatkan 'perlakuan ekstrem' yang diduga dilakukan aparat keamanan Irak terhadap orang-orang yang dianggap berkaitan ISIS menyebar didunia maya

News

Warga Mosul Dilempar dari Jurang Diduga Terkait ISIS

AST , Jum'at, 14/07/17 10:26 WIB

Namun sejak sebagian posisi mereka terdesak di Mosul, media ISIS mengatakan kalau 'keyakinan terhadap ajaran agama jauh lebih penting dari pada kehilangan teritorial'.

News

ISIS dan Tentara IraK Lakukan Kejahatan Perang di Mosul

Ridho , Rabu, 12/07/17 14:06 WIB

Amnesty International memberikan laporan kalau alur serangan yang dikerjakan pasukan Irak serta koalisi militer pimpinan Amerika Serikat di Mosul sudah tidak mematuhi hukum kemanusiaan internasional. Langkah merebut kembali Mosul itu dipandang...

News

Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, Dilaporkan Sudah Terbunuh

Ary , Rabu, 12/07/17 00:17 WIB

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa (11/7/2017)  bahwa pihaknya telah "mengkonfirmasi informasi" bahwa pemimpin negara Islam (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi telah terbunuh.