BREAKINGNEWS.CO.ID - "Story" telah menjadi salah satu format berbagi yang populer dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari Instagram, WhatsApp, Facebook, Snapchat, dan bahkan Google (melalui AMP) menghadirkan layanan berbagi konten yang hilang dalam 24 jam tersebut.

Di ajang Vidcon baru-baru ini, YouTube mengatakan mereka juga menguji YouTube Stories, dan akan menghadirkan fitur tersebut ke channel dengan lebih dari 10.000 pelanggan akhir tahun ini.

Melalui YouTube Stories, penerbit di YouTube dapat berbagi proses dan progres suatu proyek dengan lebih mudah dan cepat, memungkinkan pengikut mereka untuk tetap mengikuti perkembangan.

Di YouTube Stories nantinya pengguna dapat menambahkan tautan ke video YouTube, serta sejumlah konten lain. YouTube Stories sendiri disebut-sebut adalah layanan YouTube Reels yang diuji pada akhir tahun lalu.

YouTube juga meluncurkan mode picture-in-picture (PiP) bagi pengguna non-premium YouTube di perangkat Android Oreo. Dengan mode ini, pengguna bisa menonton video di YouTube dalam sebuah jendela kecil sambil mengakses aplikasi lain secara bersamaan.

Sebelumnya, video YouTube dengan skema picture-in-picture memang sudah bisa digunakan. Namun ketika pengguna keluar dari aplikasi YouTube, video di jendela kecil tersebut juga akan berakhir.

Mode picture-in-picture bisa diaktifkan dengan mengetuk tombol "home" saat menonton video. Setelah video mengecil, layar YouTube bisa dipindah-pindah posisi sesuai kehendak.

Salah satu pengguna Reddit di Amerika Serikat memergoki fitur anyar tersebut dan telah terkonfirmasi oleh laman bantuan Google, jika memang fitur itu sudah bisa digunakan di wilayah AS, seperti dilansir dari Tech Crunch, Kamis (28/6/2018).

Dalam lamannya, Google menegaskan jika fitur tersebut baru bisa diakses di AS untuk saat ini. Disebutkan oleh Google, hampir semua video di YouTube akan bisa ditonton dengan mode PiP.

Namun untuk video musik, mode picture-in-picture hanya berlaku bagi pengguna YouTube premium saja. Format ini juga bisa diatur sendiri oleh pemilik kanal atau konten kerator YouTube.

Namun tak perlu khawatir, pengguna bisa melihat apakah video yang dipilih mendukung format PiP. Pengguna bisa mengecek pada menu pengaturan YouTube, dan melihat apakah ada tombol pengalih (toggle) untuk mode picture-in-picture atau tidak.

Fitur ini sebelumnya telah diuji coba Google di perangkat berbasis Android Oreo pada bulan Mei lalu. Belum ada konfirmasi lanjut dari Google, kapan akan disebar merata untuk negara lain.