BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) untuk dapat mengkaji ulang larangan kantong plastik yang dikeluarkan oleh Pemerintah di beberapa daerah. 
 
Bambang pun mencontohkan larangan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Bandung dengan Peraturan Daerah (Perda) No 17 tahun 2017 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik khususnya pada usaha ritel modern seperti minimarket, supermarket, dan hypermarket. 
 
"Mengingat hingga saat ini aturan larangan penggunaan kantong plastik hanya menyasar kelompok usaha ritel modern, yang seharusnya aturan tersebut juga menyasar toko-toko kelontong/pasar tradisional," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/12/2018). 
 
Selanjutnya Bambang mendorong Kemendag untuk segera mengimplementasikan Peraturan yang terkait dengan kantong plastik, guna memberikan kepastian kepada para pengusaha ritel dalam membuat kebijakan maupun alternatif kepada para konsumennya. "Mengingat sudah lebih dari 2 tahun pembahasan tersebut tertunda," imbuhnya. 
 
Selain itu Bambang mendorong Pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk dapat melakukan sosisalisasi secara masif kepada masyarakat atau konsumen mengenai larangan ataupun pengurangan penggunaan kantong plastik.
 
"Sehingga masyarakat mengetahui adanya aturan larangan tersebut serta mengetahui bahaya sampah plastik karena sulit diurai dalam waktu lama," jelasnya. 
 
Lebih lanjut Bambang mendorong Pemerintah untuk dapat memberikan edukasi mengenai pengurangan penggunaan kantong plastik kepada pihak produsen, agar para produsen kantong plastik bisa membuat alternatif dan memproduksi kantong yang lebih ramah lingkungan. 
 
"Mengimbau masyarakat untuk dapat memahami kebijakan pemerintah mengenai larangan menggunakan kantong plastik, baik di supermarket maupun di pasar tradisional, serta mengajak masyarakat untuk dapat beralih menggunakan kantong/wadah lain yang ramah lingkungan, guna meminimalisir sampah plastik serta dalam rangka melestarikan lingkungan," pungkasnya.