BREAKINGNEWS.CO.ID – Bek tim nasional Kolombia, Yerry Mina mengaku jika dirinya begitu bahagia usai membawa timnya lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Ia menyebut jika keberhasilan itu adalah sebuah anugerah dari Tuhan yang diberikan kepada ia dan juga timnya.

Di laga kemarin malam, nasib Kolombia berada di ujung tanduk. Mereka terancam gagal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 jika mereka takluk oleh Senegal di laga terakhir penyisihan Grup H.

Pada laga yang menentukan bagi kedua tim itu, Timnas Senegal memang tampil ngotot demi meraih kemenangan. Namun akhirnya, Klombia berhasil meraih kemenangan di laga ini berkat gol semata wayang Yerry Mina pada menit ke-74.

Mina sendiri mengaku semua yang ia lakukan pada Piala Dunia kali ini merupakan persembahannya kepada Tuhan. "Saya mempersembahkan semua kejayaan ini untuk Tuhan," buka Mina seperti dilansir dari Goal International.

Disamping itu, Mina juga menegaskan jika lolosnya Kolombia ke Piala Dunia 2018 merupakan kehendak dari Tuhan dan mereka pun harus bersyukur akan hal tersebut.

"Saya rasa tim kami benar-benar terhubung dengan Tuhan di Turnamen ini. Kami mempersembahkan semua kejayaan ini hanya untuknya. Kami selalu berstau dan berjuang bersama dalam satu arah. Itulah yang menjadi karakter kami dan kami selalu memberikan yang terbaik yang kami miliki,” jelas Mina.

Mina juga bersyukur dengan dukungan para fans yang diberikan kepadanya selama ini, meski ia sempat menjalani masa-masa buruk ketika tampil di level klub bersama dengan Barcelona.

"Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya kepada seluruh masyarakat Kolombia, rekan-rekan setim saya, keluarga dan juga pelatih yang secara konstan memberikan saya rasa percaya dan juga dukungan. Semua dukungna itu memotivasi saya untuk bekerja dengan baik sejak awal. Saya benar-benar termotivasi untuk menjadi lebih baik,” tegasnya.

Selanjutnya, Timnas Kolombia bakal melakoni laga di babak 16 besar pada pekan depan. Mereka akan memperebutkan satu tiket untuk lolos ke babak perempat final melawan Timnas Inggris.