BREAKINGNEWS.CO.ID  - Anak adalah modal penting bagi masa depan bangsa. Menjaga anak tumbuh berkembang adalah merawat harapan masa depan bangsa. Pernyataan ini disampaikan secara virtual oleh Yanti Airlangga Hartarto, Ketua PP IIPG (Ikatan istri Partai Golkar) dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional dan Pengumuman Pemenang Lomba Karya Tulis Cerita Anak, yang digelar DPD Partai Golkar Jatim, Minggu (26/07/2020) di Surabaya.

Dalam sambutannya, Yanti juga menyatakan bahwa anak adalah titipan amanah Tuhan yang mulia.  “Ia bukan milik orang tua yang bisa diperlakukan semaunya, tetapi harus dirawat dididik sesuai dengan keinginan yang mengamanahkan yaitu kelak menjadi manusia yang memberi manfaat bagi sesamanya,” ucap Yanti Airlangga.

Sebagai Ketua PP IIPG, Yanti memang memiliki perhatian khusus pada anak-anak. Termasuk berbagai Lomba yang melibatkan anak dan mengeksplorasi kreativitas mereka.

“Saya sangat mengapresiasi diadakannya lomba karya tulis ini. DPD Jatim dipimpin Pak Sarmuji sangat inovatif dalam berkarya,” kata Yanti Airlangga.

DPP Golkar Jatim sendiri sudah menggelar acara, pertama lomba Baca Puisi, kedua lomba desain baju new normal dan ketiga lomba tulis cerita anak. “Kegiatan ini menginspirasi kami untuk terus berinovasi dalam menjalani masa pandemi ini,” tambah Yanti Airlangga.

Apalagi lomba karya tulis cerita anak yang saat ini sudah jarang dilakukan atau diikuti oleh anak-anak atau dituturkan orangtuanya. Padahal lewat cerita anak atau dongeng anak-anak bisa mendapatkan nilai-nilai penting dalam kehidupan.

“Orang tua dulu menjadikan cerita dan dongeng sebagai instrumen untuk menanamkan nilai. Selain itu menjadi pengantar tidur dalam suasana yang rileks,” kata Yanti Airlangga.

Menurut istri dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto itu, suasana rileks menjelang tidur adalah waktu terbaik bagi otak anak-anak untuk menerima nilai. Tidak heran cerita di waktu kecil masih diingat bahkan ketika sudah menjadi tua.

“Saya dan Pak Airlangga juga sering kali membaca cerita untuk anak-anak sebelum mereka tidur,” ungkap Yanti, yang juga didaulat menjadi Juri dalam lomba karya tulis cerita anak ini.

Yanti juga menyatakan Golkar mengadakan lomba karya tulis anak sebagai simbol kedekatan orang tua dan anak. Orang tua yang baik, menurut Yanti, pasti pernah membuat atau setidaknya membacakan cerita untuk anaknya.

“Harapan saya, Semoga dengan lomba cerita anak ini, dapat memperkuat hubungan orang tua dan anak, juga kita dapat melestarikan nilai-nilai dalam budaya membaca,” kata Yanti Airlangga.

Lomba Karya Tulis Cerita Anak yang digelar DPD Golkar Jatim ini diikuti sekitar 1150 peserta. Tidak hanya berasal dari Jatim atau Pulau Jawa, beberapa peserta juga berasal dari luar Jawa seperti, Kalimantan.

Dalam lomba ini menghasilkan 10 peserta yang menjadi juara harapan dan berhak menerima uang pembinaan Rp500 ribu. Juara favorit diraih oleh Ainun Latifah dengan judul: Dakon di Gudang dan menerima uang pembinaan satu juta rupiah. Juara ke-3 atau peringkat ketiga diraih oleh Aulia Manaf dengan judul cerita: Kado Buat Kakek dan menerima uang pembinaan sebesar 2 juta rupiah. Sementara juara kedua atau peringkat kedua diraih Fransisca dengan judul cerita Misteri Hilangnya Manis.

Terakhir, juara pertama atau pemenang lomba diraih oleh Gandi Sugandi dengan judul cerita Aldi ingin Seperti Bung Hatta, dan berhak menerima hadiah sebesar empat juta rupiah.