BREAKINGNEWS.CO.ID - Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Jilid III yang membuka posko pengaduan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, menerima kunjungan manajemen Bali United, peserta liga 1 atau utama sepakbola Indonesia, Senin (17/2/2020). 

Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya terbuka menerima masukan dan kunjungan dari siapapun, termasuk manajemen klub di liga 1, 2 dan 3.

"Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan dan komitmen Bali United serta semua masyarakat untuk mewujudkan sepakbola Indonesia yang bersih, bermartabat dan berprestasi," kata Hendro, usai menerima kunjungan Bali United di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/2/2020).

Sebelumnya, kata Hendro, Satgas Antimafia Bola Jilid III sudah berkordinasi dengan Kementerian Olahraga dan Ketua Umum PSSI.

Kordinasi untuk menegaskan bahwa Satgas akan terus memberantas mafia bola atau pengaturan skor dan pengaturan hasil pertandingan di Liga 1,2 dan 3.

"Kami juga sudah menerima kunjungan dan arahan Wakapolri. Dan hari ini kami menerima kunjungan manajemen atau owner Bali United," kata Hendro.

Hendro menjelaskan dalam kesempatan itu, pihaknya juga memaparkan hasil kinerja satgas ke manajemen Bali United. "Ke depan kami berharap bisa akan lebih baik lagi dan terutama tidak ada lagi pengaturan skor dan pengaturan pertandingan di Liga 1, 2, dan 3," katanya.

Menurut Hendro, pihaknya sangat mengapresiasi atas komitmen dan dukungan manajemen Bali United atas kinerja Satgas Antimafia Bola dalam memberantas mafia bola di Indonesia.

Sementara itu Owner Bali United Pieter Tanuri, mengatakan kunjungan pihaknya ke Satgas Antimafia Bola sebagai bentuk dukungan atas upaya yang sudah dilakukan Satgas selama ini.

"Sehingga sebenarnya saat ini di Liga 1, sudah jauh lebih bersih dari pengaturan skor dan pengaturan pertandingan," katanya.