BREAKINGNEWS.CO.ID-Bintang-bintang Paris Saint Germain masih berada di Doha. Neymar dan kawan-kawan sudah sejak Selasa (15/1/2019) melakukan pelatihan di bawah cuaca hangat di ibu kota Qatar itu, negara penyelenggara tuan rumah Piala Dunia 2022. 

Latihan selalu dilakukan di Stadion International Khalifa di Doha, salah satu venues dari Piala Dunia 2022 nanti. Penonton menyemut setiap kali latihan dilakukan. Belasan ribu penggemar PSG seperti mendapatkan 'durian runtuh', merasa beruntung dapat bertatap muka dengan pemain pujaan mereka di klub super kaya Prancis itu. Mereka bisa menonton latihan tanpa dipungut bayaran--bandingkan dengan di Indonesia. Keramah-tamahan pemain PSG semakin meningkatkan antusiasme penyuka sepak bola di Doha dan sekitarnya untuk terus menyaksikan latihan mereka.

Neymar menjadi salah satu pemain PSG yang paling disukai. Pemain timnas Brasil itu mungkin menjadi salah satu kompetitor yang kejam di lapangan pertandingan. Namun, Neymar menunjukkan sisi lembutnya di Qatar dengan memperlihatkan kedekatannya kepada para pendukung PSG dan khususnya penggemar fanatiknya.

Neymar tak jemu untuk melayani permintaan tanda-tangan dan beragam gaya dari selfie yang mereka minta. Kedekatan Neymar dengan penggemarnya tersebut diapresiasi pemain PSG lainnya, bahkan mereka juga ikut menyorong-nyorongkan Neymar. Manajer tim Thomas Tuchel  juga yang termasuk banyak diminta ber-selfie, selain Kylian Mbappe dan Edinson Cavani.

"Anak-anak dan remaja mengidolakan Neymar," kata Thomas Tuchel, yang baru menangani PSG setelah kepergian Unai Emery ke Arsenal menjelang musim kompetisi 2018/2019.

Ada kejadian menarik ketika seorang penggemar PSG berlari sisi lapangan untuk menarik kedatangan Neymar, walau aksinya kemudian dihentikan oleh staf PSG. Namun, ketika penggemar PSG tersebut hendak dibawa kembali ke bangku penonton, Neymar mengejar mereka.

Setelah menyadari bahwa yang diinginkan penggemarnya itu adalah selfie dengan sang superstar, Neymar tersenyum, memenuhi permintaannya dan setelah itu kembali bergabung dengan rekan-rekannya.