BREAKINGNEWS.CO.ID – Saat ini kita semua mungkin sudah sering mendengar jika dunia selebriti selalu identik dengan kehidupan yang glamor dan penuh dengan hura-hura. Namun siapa sangka jika ternyata ada lima selebriti kondang dunia yang ternyata memliki kemampuan di ilmu komputer.

Bahkan kelima selebriti kondang dunia itu memiliki ilmu computer seperti coding atau bahasa pemrograman. Ingin tahu kan siapa saja kelima artis dunia tersebut? Yuk disimak dibawah ini.

1.Ashton Kutcher

Aktor Holywood yang juga terkenal sebagai founder startup serta banyak memegang posisi penting di beberapa perusahaan teknologi, ternyata juga memiliki ketertarikan yang tinggi membuat program komputer.

Ia pun mengatakan pentingnya pendidikan ilmu komputer bagi siswa di sekolah. “Computer science harus menjadi pelajaran wajib di sekolah menengah, bersama pelajaran umum lainnya, seperti biologi, aljabar, atau kimia,” jelasnya.

Pemeran Steven Jobs di film layar lebar berjudul Jobs ini, pertama kali belajar coding saat mengambil jurusan Teknik Biokimia di kampusnya. Dengan keahliannya itu, Kutcher ditunjuk sebagai duta Hour of Code, sebuah organisasi yang bekerja untuk memperkenalkan pentingnya ilmu komputer kepada siswa di seluruh dunia.

2.Will.i.am

Siapa yang tidak kenal dengan mantan pentolan grup musik Black Eyed Peas yang pernah meraih Grammy Award ini, dikenal sebagai selebriti yang melek perkembangan teknologi.

Selain pernah bekerja sama dengan Intel, musisi multi talented ini juga sering menghasilkan inovasi di bidang teknologi. Will pernah meluncurkan smartwatch dan aksesoris kamera untuk iPhone.

Selain itu, Will ternyata juga tertarik mempelajari bahasa pemrograman dan masih aktif mempelajarinya. Sebagai bentuk dukungannya terhadap perkembangan coding, Will menjadi salah satu penyokong situs Code.Org. Melalui organisasi tersebut, ia juga banyak berbagi keahliannya kepada para peserta yang bergabung untuk memperlajari bahasa coding.

3.Karlie Kloss

Dikenal sebagai mantan model Victoria Secrets, Karlie Kloss langsung memupuskan anggapan, jika para model hanya mengandalkan kemolekan tubuh serta kecantikan wajah saja. Ketika masih aktif sebagai model, Kloss sudah menyukai menulis program komputer.

Pada tahun 2015, Kloss mengambil studi di Gallatin School of Individualizes Study yang dibawahi oleh Universitas New York dan mendalami pelajaran tentang computer coding. Ia menyatakan jika ketertarikannya terhadap dunia coding dimulai pada tahun 2014.

Ketika itu dirinya sangat penasaran membangun sebuah situs web karena terinspirasi oleh Instagram. Salah satu karyanya yang paling menyita perhatian adalah proyek coding-nya untuk menerbangkan drone yang di-posting-nya di Instagram.

Selain itu, ia pun mendirikan situs Kode with Klossy (www.kodewithklossy.com) yang menyediakan program beasiswa musim panas bagi wanita muda usia 13-18 tahun yang ingin mempelajari coding.

4.Lyndsey Scott

Meski dikenal sebagai model yang cantik, banyak yang tidak menyangka kalau model yang satu ini juga jago coding. Tidak mengherankan, karena Scott adalah lulusan Universitas Amherst dan mendapatkan dua gelar yaitu liberal arts dan ilmu komputer.

Awalnya Scott memang ingin berkarir di industri komputer. Namun pada tahun 2009, ia menerima tawaran kontrak ekslusif dari Calvin Klein. Sebagai seorang Afrika-Amerika pertama yang mendapatkan kontrak tersebut, Scott tidak bisa menolaknya.

Selanjutnya ia pun banyak menerima tawaran sebagai model produk dari Louis Vuitton, Prada, Gucci, hingga Victoria's Secret. Namun Lyndsey Scottia tidak menyia-nyiakan ilmu yang didapatnya.

Saat ini, ia pun masih aktif membuat program. Bahkan ia mengembangkan iPort, sebuah program portofolio yang bisa digunakan para model untuk jadi semacam CV digital mereka. Scott juga mengembangkan program Educate, sebuah aplikasi berbasis amal untuk mencari sponsor bagi pendidikan anak-anak di Uganda.

5.Liam Neeson

Aktor kelahiran Irlandia yang kerap membintangi film action ini, ternyata memiliki skill di bidang ilmu komputer, termasuk coding. Keahlian itu ia peroleh saat dirinya menimba ilmu di Universitas Queen, Belfast dengan mengambil jurusan ilmu komputer dan fisika.

Namun sayangnya, karena masalah ekonomi, Liam terpaksa harus berhenti dari kuliahnya. Kemudian dia memilih bekerja sebagai operator hingga supir truk di perusahaan bir Guinness. Liam bahkan sempat bekerja sebagai guru di sebuah kampus di Newcastle selama dua tahun.

Barulah pada tahun 1978, Liam benar-benar serius memulai karir sebagai pemain film. Setelah sukses menjadi aktor terkenal, Liam memang sudah jarang mengutak-atik komputer. Namun dengan bekal ilmu komputer yang pernah dipelajarinya, Liam menjadi salah satu aktor yang terbilang melek teknologi.