BREAKINGNEWS.CO.ID - WhatsApp tengah berupaya menghadirkan fitur baru untuk aplikasi versi Android miliknya. Sebelum resmi dirilis di Google Play Store, sejumlah pengguna dapat mengujinya via saluran beta aplikasi pesan instan tersebut. Stiker merupakan salah satu fitur terpenting yang mampu mewakilkan apa yang ingin disampaikan saat berbicara melalui aplikasi pesan singkat.

Seperti dilansir dari Phone Arena, Jumat (22/6/2018), WhatsApp akan membawa fitur baru ke dalam aplikasi Android. Sebelum WhatsApp merilis ke Google Play, beberapa pengguna bisa menguji fitur stiker melalui saluran beta. Hal ini menjadi fokus WhatsApp untuk menghadirkan stiker di platformnya, dan direncanakan oleh pengembang WhatsApp.

Stiker reaksi ini menjadi salah satu fitur penting yang direncanakan WhatsApp untuk segera dirilis di masa mendatang. Fitur ini mulai dihadirkan pada beberapa versi beta, Nampaknya, terdapat peluang besar bagi fitur ini untuk hadir pada versi beta selanjutnya, dan dapat dicoba sebagai bagian dari proses pengujian sebelum resmi dirilis. Untuk dapat memanfaatkan stiker ini, pengguna perlu memilih salah satu stiker dengan mengetuk ikon Love baru.

Saat ini ada empat kategori reaksi yang tersedia, yakni tertawa (Lol), cinta (Love), sedih (Sad), dan terkejut (Wow). Walaupun saat ini hanya ada empat, nantinya tentu akan ada lebih banyak reaksi yang ditambahkan seiring berjalannya waktu, stiker reaksi ini akan dapat diunduh secara terpisah jika hasil pengujian WhatsApp menampilkan stiker yang paling disukai oleh pengguna. Saat ini baru tersedia dalam empat kategori reaksi, namun WhatsApp dilaporkan berencana untuk menambahkan lebih banyak reaksi, saat fitur resmi dirilis di Google Play Store.

Sebelumnya, WhatsApp resmi mengumumkan penghentian dukungan untuk aplikasinya pada perangkat bersistem operasi Android versi 2.3.7, yaitu Android Gingerbread yang dirilis pada tahun 2010, dan versi lebih lawas, mulai tanggal 1 Februari 2020.

Sementara itu, WhatsApp dilaporkan memiliki celah yang menyebabkan sejumlah pengguna kesal dan merasa tidak nyaman. Celah ini memungkinkan akun yang telah diblokir oleh pengguna mengirimkan pesan ke pengguna yang memblokir mereka.