BREAKINGNEWS.CO.ID - Yohanes Riadi, wartawan yang sehari-hari meliput kegiatan di lingkungan Polda Metro Jaya, babak belur dikeroyok sejumlah pria yang diduga berprofesi calo. Tak butuh waktu lama, Polsek Cengkareng akhirnya meringkus 6 orang pelaku pengeroyok wartawan Tribrata, Yohanes Riadi (Yori) di depan Pom Bensin Shell, Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu (29/1/2020) sore.

Kapolsek Cengkareng, Kompol H. Khoiri menjelaskan, pihaknya yang mendapatkan informasi adanya tindak pidana pengeroyokan langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Memang betul kami dapat laporan dari masyarakat dan media dapat tindak pidana mengecek langsung TKP setelah kami cek ternayta betul ada dugaan tindakan pidana sesegera mungkin nangkap pelaku," ujar dia di mapolsek Rabu (29/1/2020).

Saat ini total pelaku yang ditangkap ada 8 orang dua yang ditangkap sama Timsus Satpas SIM dan 6 orang ditangkap Polsek Cengkareng. Kini para pelaku masih diperiksa secara intensif oleh Penyidik Polsek Cengkareng.

"Kita masih dalami delapan orang. Karena di sini ada yang dituakan," tutur dia.

Pihaknya juga akan kembali menyisir lokasi kejadian guna mencari barang bukti benda tumpul yang digunakan pelaku untuk menganiaya Yori. Sehingga ia juga belum bisa memberikan keterangan kronologis kejadian tersebut.

"Masih penyelidikan. Kami akan sisir kembali," tandasnya.
 
 
Bukan di Kantor SIM 

Kepala Seksi SIM Daan Mogot Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin menegaskan, bahwa peristiwa pengeroyokan terhadap wartawan bernama Yohanes Riadi (Yori) pada Rabu (29/1/2020) siang bukan terjadi di lingkungan kantornya.

Menurut dia, aksi pengeroyokan itu terjadi di Jalan Daan Mogot Km 11 tepatnya sebelum JPO Halte TransJakarta Daan Mogot.

"Kejadianya setelah kami konfirmasi dan sama-sama lakukan pengecekan bersama korban dan petugas Polsek Cengkareng, lokasinya ada di Jalan Daan Mogot km 11, di Jalan Raya bukan di dalam (Satpas SIM). Itu dari Satpas jaraknya perkiraan 200 meter. Di pinggir Jalan Raya Daan Mogot, ke arah flyover itu," tegas dia di Mapolsek Cengkareng Rabu (29/1/2020).

Kini kasus itu, kata Lalu sudah diserahkan ke Mapolsek Cengkareng untuk dilakukan pendalaman dan mencari pelaku lain. Mengingat Yori menyatakan pelaku pengeroyokan kurang lebih berjumlah 10 orang.

Pihaknya juga akan memperketat keamanan di Satpas SIM untuk mengantisipasi dugaan calo. Sebab, selama ini di Satpas SIM Daan Mogot sudah bebas dari aksi percaloan.

"Pasti kita akan perketat. Karena selama ini setiap ada laporan yang meresahkan atau mau coba-coba menjadi calo kami langsung tangkap. Kami menegaskan tidak mentolelir aksi percaloan dan kami pasti akan tindak tegas dengan menangkap dan proses," tegas dia.

Untuk diketahui, delapan orang ditangkap Polsek Cengkareng buntut dari pengeroyokan kepada wartawan Tribrata Yori di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat pada Rabu (29/1/2020).