JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melarang tempat ibadah dan sekolah dijadikan tempat untuk kampanye. Hal itu menanggapi pilkada serentak tahun 2018 yang digelar di 171 wilayah, termasuk 17 Pilgub. Walaupun demikian, JK meyakini tahun politik 2018 ini juga akan berlangsung aman. Sebab menurutnya, politik tahun saat ini berbeda dengan zaman dulu. 

"Tidak boleh, tempat ibadah, sekolah kan nggak boleh (jadi tempat kampanye). Itu diatur undang-undang," kata JK di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018). "Tiap 5 tahun politik, jadi biasa-biasa aja. Dulu malah tiap minggu ada Pilkada, sekarang saya yakin aman saja," ujarnya.

Sebelumnya, dalam sambutan ketika pengukuhan pengurus Dewan Majelis Indonesia (DMI) siang tadi, JK bersyukur umat Islam di Indonesia jauh dari konflik dibandingkan dengan negara-negara lain. Selain itu, ia juga berharap umat Islam terus menggunakan masjid, tidak hanya untuk ibadah tetapi juga dalam hal-hal positif lainnya. "Masjid sebagai tempat dakwah, pendidikan, silaturahim, pendorong ekonomi umat, sebagai tempat kesehatan dan fungsi lain harus kita jalankan," ujar JK.

"Kita bersyukur suasana keagamaan di negara kita meningkat, kita juga sangat bersyukur bahwa keadaan masyarakat muslim di Indonesia aman dari pada negara lain, kita bukan muslim yang selalu konflik," sambungnya.