KEDIRI - Model seksi Destiya Purna Panca atau yang beken dengan nama Destiara Talita melaporkan Wali Kota Kendari terpilih Adriatma Dwi Putra. Wanita yang akrab disapa Tata ini tidak terima dirinya dihina oleh Adriatma sesudah menagih janji nikah siri.

"Jadi yang berkaitan, Destiya Purna Panca itu pelapornya, memberikan laporan Adriatma Dwi Putra ke Polda Metro. Dia (Tata) memberikan laporan pencemaran nama baik serta penghinaan," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Sabtu (12/8/2017).

Argo menerangkan, Tata serta Adriatma merajut hubungan asmara pada tahun 2016. Hubungan terus berlanjut, sampai pada akhirnya Tata dijanjikan juga akan dinikahi secara siri oleh terlapor. " Dalam hubungan itu terlapor menjanjikan ke pelapor juga akan dinikahi secara siri, dia telah pasrah karena dijanjikan itu. Ini menurut pelapor ya, " sambungnya.

Namun mulai 2017, terlapor mulai menghindar serta sulit dihubungi. Hingga suatu saat, Tata pada akhirnya dapat menghubungi terlapor untuk menagih janji itu. Tetapi, bukannya janji itu ditepati, justru Adriatma malah mencaci maki Destiara. "Saat dihubungi malah mencaci maki dengan kalimat 'pelacur, orang miskin, bego' demikian lah. Maka dari itu dia tidak terima serta melapor, " imbuhnya.

Laporan Tata diterima Polda Metro Jaya pada Kamis (10/8) malam. Polisi sudah mengecek Tata serta beberapa saksi berkaitan masalah itu. Nama Destiara sendiri memang popular sebagai model seksi majalah khusus dewasa. Destiara sempat juga menyemarakkan panggung politik tahun 2014. Saat itu, dia mencalonkan diri menjadi caleg DPR dapil Jawa barat VIII dari partai PKPI. Namun Destiara tidak berhasil masuk ke Senayan menjadi anggota dewan.