BREAKINGNEWS.CO.ID - Kasus pembajakan perfileman sudah lama menjadi hantu bagi industri kreatif. Guna meminimalisir hal tersebut, salah satu film yang akan tayang pada 30 Agustus mendatang berjudul Wiro Sableng bekerja sama dengan Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) perangi kejahatan pembajakan.

Pembajakan dan hak cipta diharapkan akan lebih baik lagi di masa depan. Untuk itu, Lala Timothy, selaku produser film Wiro Sableng ini antusias ikut kampanye pembajakan.

Aktor Vino G. Bastian ditunjuk sebagai duta kampanye anti pembajakan. Dia mengatakan bahwa industri kreatif Tanah Air tidak akan maju apabila dipenuhi oleh para pembajak film.

Suami dari Marsha Timothy ini merasa kesal, karena pembajakan film masih terus menjamur meski sudah ditindaklanjut. Dia menyebutkan bahwa pembajakan marak terjadi lewat media sosial dan situs streaming.

Bukan tanpa sebab Vino Bastian dipilih sebagai duta gerakan ini. Selain memiliki pengaruh besar di industri perfilman, Vino Bastian juga pernah merasakan bagaimana ketika karyanya menjadi target bajakan para tangan tak bertanggung jawab itu.

Tidak memungkirinya, Vino Bastian mengakui film yang dibintanginya juga pernah dibajak. Oleh karena itu dia pun merasa sangat gembira sekaligus bangga karena dipilih menjadi duta anti pembajakan film. Vino Bastian mengaku terlalu gemas dengan soal pembajakan tersebut.

"Senang banget saya bisa jadi duta anti pembajakan. Buat saya gemes juga ya ngomongin soal pembajakan," kata Vino Bastian di XXI Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Agustus. "Berkali kali juga film saya mengalami pembajakan distreaming," papar Vino Bastian lagi.

Menurut Vino Bastian, pembajakan film sudah pasti merugikan banyak pihak. Mulai dari sineas Indonesia yang berada di belakang maupun di depan layar.

"Sebagai aktor disini, hanya mewakili dari teman-teman, ratusan bahkan ribuan aktor film yang ada di balik sebuah film, bahwa pembajakan itu bukan hanya merugikan industrinya sendiri tapi juga merugikan aktornya," tegas Vino Bastian. "Dulu waktu ayah saya nulis buku juga, sempet saya dengar ceritanya, bukunya juga dibajak. Jadi memang kali ini kesempatan bagi saya bisa bersuara lebih keras lagi," pungkas Vino Bastian.