BARCELONA – Pebalap Yamaha Fectory Movistar Maverick Vinales benar-benar dapat pelajaran berharga di Assen. Ia pun bertekad mencamkan pelajaran tersebut dalam menghadapi paruh kedua musim ini.

Vinales memulai balapan di Assen pada 25 Juni lalu itu dari 11. Rider Movistar Yamaha tersebut lantas sempat menembus posisi lima, tapi pada akhirnya terjatuh dan gagal dapat poin.

Penampilan Vinales Sepanjang paruh musim pertama bersama Yamah pada 2017 sejauh ini, tercatat musibawa di Assen tersebut baru merupakan kali kedua ia gagal menambah poin setelah sebelumnya terjadi pada seri ketiga di Austin.

Secara umum pebalap asal Spanyol tersebut tampil cukup kompetitif dan saat ini sudah tiga kali naik podium teratas. Vinales untuk sementara ada di posisi dua klasemen, terpaut lima poin saja dari rider Repsol Honda Marc Marquez selaku pemuncak klasemen.

"Kami sebenarnya sudah kehilangan cukup banyak poin di empat seri terakhir," ujar Vinales seperti dilansir GP-Inside.com, Rabu, (26/07/2017)

"Jika saja di Assen ada kondisi yang sewajarnya maka saya menang. Di sana saya justru memulai dari posisi ke-11 dan kemudian membuat kesalahan. Ini mungkin menjadi momen kunci dalam kejuaraan karena saya mestinya bisa menambah 11 atau 13 poin. Kami telah memperlihatkan ketangguhan di paruh pertama musim dan di paruh kedua kami akan menunjukkan apa yang sudah kami pelajari. Terutama diri saya sendiri mengingat tim ini sudah sangat sarat dengan pengalaman!" tambahnya

"Saya akan mencamkan benar pelajaran di Assen. Ini kali pertama saya terlibat dalam persaingan gelar juara dunia. Saya berusaha sebaik mungkin setiap saat. Di Assen saya ingin menang. Tapi terkadang Anda memang harus finis keempat, kelima, atau keenam," tuturnya.

MotoGP 2017 saat ini sedang memasuki periode jeda tengah musim setelah sembilan seri selesai dihelat. Sembilan seri berikutnya akan bergulir di paruh kedua yang di buka pada MotoGP Republik Ceko pada 6 Agustus, di Sirkuit Brno.