BREAKINGNEWS.CO.ID - Masih ingat dengan boyband fenomenal SMASH? Sempat terkenal berkat tembang hitsnya "I Heart You", Smash kembali mencoba peruntungan di industri musik setelah vakum selama empat tahun. Boyband SMASH akan kembali menyapa penggemar setianya. Band beraliran Electronic Dance Music (EDM) ini tak lagi kembali sebagai "Seven Man as Seven Heroes".

SMASH dijadwalkan akan merilis single baru berjudul "Fenomena" pada 18 Juli 2018. Lagu tersebut akan tetap disisipi dance powerfull yang menjadi ciri khas SMASH.

"Akhirnya setelah empat tahun kita masing-masing punya pekerjaan sendiri-sendiri, kita comeback dengan karya baru," ujar Rangga saat jumpa pers.

Enam personel tersisa yaitu, Ilham, Dicky, Bisma, Rafael, Reza dan Rangga percaya diri untuk kembali menggemakan warna musik mereka yang sempat melejit lewat I Heart You.

"Dulu, kami sempat mau comeback, tapi pas itu merasa energinya belum sama. Mudah-mudahan bisa memeriahkan industri musik yang sekarang lagi. Kita pengin ketika genre EDM masih naik dan jadi genre yang pop, boyband punya peluang yang sangat besar," ungkap Bisma.

Kembali lagi ke industri musik bersama, diaku Rafael memang tidak mudah. Masing-masing anggota SMASH harus bisa saling mengerti dan adaptasi dengan jadwal nantinya. Namun, hal tersebut tak memudarkan semangat keenam anggota untuk kembali bersama. Kesuksesan mereka 2010 silam mengukir ingatan manis di benak para penggemarnya yang disapa Smashblast.

"SMASH ini adalah karier pertama aku di dunia hiburan. Ketika Smash mau comeback ya kangen zaman dulunya keluar lagi. Saya juga memang lagi sibuk sama proyek pribadi. Tapi disesuaikan dengan labelku dan label Smash. Karena kita sekarang beda punya kegiatan masing-masing," ungkap Rafael.

Single kembalinya SMASH "Fenomena" ditulis oleh musikus asal Malaysia, Audi Mok. Dia pernah berkolaborasi dengan SMASH beberapa waktu lalu.

Single "Fenomena" ini menceritakan seorang lelaki tampan yang sedang melakukan pendekatan dengan perempuan. Fenomena bertema ceria, colourfull dan energik. SMASH sendiri kini berada di bawah naungan 401 Records.