JAKARTA-Turnamen Catur Jakarta Terbuka direncanakan diselenggarakan di Jakarta pada bulan November 2018 mendatang. Turnamen yang melibatkan keikutsertaan sejumlah pecatur terbaik mancanegara tersebut digagas oleh Yayasan Gita Jaya Semesta. Gelaran turnamen catur ini diapresiasi oleh Ketua Umum PB Percasi, Drs. Utut Adianto.

"Bagus itu, ya, kita memang harus memperbanyak turnamen-turnamen catur yang berkualitas," papar Utut Adianto kepada Yayat Sulaeman, ketua yayasan Gita Jaya Semesta, Selasa (20/3/2018) di ruang kerjanya di lantai 7 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan.

Utut Adianto yang beberapa saat sebelumnya dilantik sebagai Wakil Ketua DPR yang baru menyatakan  bahwa PB Percasi yang dipimpinnya tentu saja mendukung setiap upaya dari elemen bangsa yang ingin memajukan prestasi catur nasional. Dalam konteks itu, Utut yang mengetuai kepengurusan PB Percasi 2017-2021 menyebut bahwa apa yang dilakukan oleh Yayasan Gita Jaya Semesta layak dihargai dan patut didukung.

"Saya mendukung jika Turnamen Jakarta Terbuka bisa diselenggarakan setiap tahun dan bisa saja dijadikan agenda resmi PB Percasi," demikian disampaikan Utut, Grand Master Indonesia yang pada 1983- dalam usia 18 tahun- sudah dilibatkan pada Turnamen Catur Indonesia International Grand Master Piala Ibu Tien Soeharto yang diikuti belasan GM terkemuka dari beberapa negara. Utut, kelahiran 16 Maret 1965, saat itu menjadi peserta termuda.

Yayasan Gita Jaya Semesta sendiri merupakan yayasan nirlaba yang aktivitas kegiatannya tak sekedar di olahraga, namun juga kebudayaan. Gita Jaya Semesta yang pendiriannya digagas oleh Steven Setiabudi Musa, mantan wartawan Suara Pembaruan dan kini anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, sebelumnya sukses menggelar Turnamen Tenis Meja Jakarta Terbuka. Di bidang kebudayaan, Yayasan Gita Jaya Semesta bersiap mementaskan Konser Musik Batavia Fanfare-Tribute to Benyamin Suaeb.

Konser Musik Batavia Fanfare-Tribute to Benyamin (KMBFTB) yang digelar Yayasan Gita Jaya Semesta melalui kerjasama dengan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Yayasan Perguruan Cikini akan dipentaskan ke publik di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru, 18 April 2018.