BREAKINGNEWS.CO.ID - Kick off pertandingan Arema FC menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2018 harus tertunda selama 20 menit. Hal itu dikarenakan, animo suporter untuk menyaksikan langsung laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu malam (5/8/2018) sangat besar. Suporter kedua tim memenuhi seluruh kapasitas stadion. Menjelang kick off, suporter yang masuk ke stadion semakin meluber hingga ke tepi sebelah timur sehingga pertandingan yang harusnya dimulai jam 18.30 WIB harus mengalami penundaan.

Pengawas pertandingan tidak mengizinkan laga dimulai sebelum area pinggir lapangan steril. Panpel dan pihak keamanan dibantu koordinator masing-masing suporter bekerja keras untuk mengarahkan suporter masuk ke area tribune. Namun, hal itu tidak mudah karena kapasitas di tribune sudah penuh. Sementara penonton di tepi lapangan jumlahnya mencapai ribuan sehingga hanya sebagian suporter saja yang bisa dipindahkan.

Setelah 20 menit melakukan evakuasi, pihak keamanan berdiskusi dengan pengawas pertandingan. Meski masih ada suporter di sekitar belakang gawang, laga tetap dimulai dengan jaminan keamanan dari panpel. Laga pekan ke-19 itu pun berjalan ketat, kedua tim saling berbalas serangan dan skor imbang 1-1 mengakhiri pertandingan. Gol Macan Kemayoran dicetak oleh Marko Simic. Sementara gol tuan rumah dilesahkan oleh Makan Konate.

Marko Simic mengaku takjub dengan apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Ia mengaku rindu dengan atmosfer pertandingan seperti melawan Arema FC. Maklum saja, Persija sudah lama harus menjalani pertandingan kandang di luar Jakarta lantaran stadion di Ibu Kota sedang dalam masa persiapan Asian Games 2018.

"Setelah dua bulan kami akhirnya bermain sangat baik dengan stadion yang sangat penuh kami rindu atmosfer seperti ini. Kami sangat termotivasi terutama untuk saya juga sangat termotivasi. Dua pertandingan terakhir saya merasa kurang baik karena semuanya laga seperti menjalani laga tandang mengingat saya tidak merasakan bermain seperti di GBK. Saya merindukan ini akhirnya hari ini seperti sebelumnya dan saya sangat senang," kata Marko Simic.

Terkait hasil imbang, pemain asal Kroasia itu menyebut hasil yang adil. Karena, menurutnya, kedua tim bermain sangat ngotot. "Kami hampir menang namun hasil pertandingan menjadi seri. Saya rasa pertandingan ini berjalan seimbang. Kami mencetak gol namun mereka membalasnya. Saya pikir kita seimbang kedua kesebelasan bermain bagus. Saya kira hasil imbang ini adalah hasil yang adil," ungkap Simic.

Di sisi lain, dengan tambahan satu poin itu, Persija tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 29 poin dari 19 pertandingan. Sementara Singo Edan berada di peringkat ke-13 dengan poin 24.