BREAKINGNEWS.CO.ID - Dukungan untuk Ma’ruf Amin sebagai Cawapres pasangan Joko Widodo terus mengalir. Setelah Alim Ulama se-Jakarta Selatan (2/11), Alim Ulama se-Jakarta Timur (5/11), Alim Ulama se-Jakarta Barat (6/11), kini , giliran alim ulama, para asatidz dari Jakarta Pusat yang berbaiat memberikan dukungan.

“Kami datang ke sini selain untuk mengaji shubuh, juga ingin menyampaikan dukungan kepada Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin. Istilahnya kami berbaiat untuk memenangkan capres cawapres nomor 01. Kami ingin Indonesia maju dipimpin oleh Ulama,” kata KH. Drs. Ahmad Katsir, M, Pd, pimpinan rombongan para alim ulama dari Jakarta Pusat di kediaman Ma'ruf Jalan Situbondo nomor 12, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Para ulama tulus dan ikhlas mengikrarkan lima poin untuk Ma'ruf pada pilpres 2019 nanti. Ada lima poin yang dibacakan secara bersama dipimpin KH. Saifudin Rowi “Menyatakan dukungan total kepada pasangan Capres dan Cawapres nomor Jokowi-Ma'ruf Amin dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memilih pasangan terbaik, sinergi dengan umaro, pada hari pencoblosan. Bela ulama, dukung ulama, pilih ulama! Bersama 01 Indonesia maju!," begitu isi ikrar ulama Jakarta Timur untuk Ma'ruf.

Sementara itu, seperti yang dilakukan sebelumnya, Ma'ruf yang menerima rombongan Ulama se-Jakarta TImur, menggelar kegiatan majelis taklim  dengan membuka Rumah Jamaah. Ma'ruf dalam pidatonya, mengulas tentang "Bahaya Hoax dan Pentingnya Tabayun".

Ma'ruf mengatakan, pada zaman keterbukaan informasi seperti saat ini, ada satu hal yang sangat berbahaya yaitu hoax dan hadist ifki. Banyak negara hancur karena hoax contohnya Irak, Suriah, dan Libia. "Hoax sudah ada sejang zaman Nabi Adam. Bersama Hawa, Adam terpengaruh Hoax dari Iblis untuk mendekati pohon khuldi. Akhirnya, mereka diturunkan ke bumi. Zaman Nabi Muhammad juga sempat terkena isu hoax terkait istrinya, Siti Aisyah. Karena itu saring sebelum sharing. cek dan ricek. Tabayun itu penting. Itu ajaran Islam. Bila ingin selamat dunia akhirat, jauhkan diri dari hoax," kata Ma'ruf.

Sementara itu, Ma'ruf, mendapatkan dukungan dari ulama Jakarta Timur sangat berterima kasih.  Tak perlu pakai istilah Ijma, para alim ulama  memberikan dukungan total. “Sejatinya ini pengajian shubuh. Makanya, saya terkejut ketika semua meminta waktu untuk membacakan pernyataan Ikrar dukungan. Terima kasih. Saya semakin optimistis. Pesan saya mari bersama kita jaga Pemilu 2019 dengan semangat persatuan dan kesatuan. Pemilu yang jujur dan adil. Jauhkan diri dari kampanye yang tidak sehat, mencaci maki, dan membicarakan hal yang tidak penting. Kedepankan akhlaqul karimah,” Ma'ruf menegaskan.