JAKARTA - Uber menandatangani perjanjian dengan NASA untuk mengembangkan model yang akan mensimulasikan layanan mobilitas udara dan beroperasi di kota-kota di Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir dari The Verge, Selasa (8/5/2018), jika mereka akan memulai simulasi kendaraan “urban air mobility”. Drone pengirim barang juga termasuk dalam jenis kendaraan itu, tulis Times of India.

Pengumuman itu muncul saat digelarnya the Uber Elevate summit di Los Angeles, AS pada 8-9 Mei 2018. Dalam pertemuan itu para pemimpin teknologi dan transportasi bertemu. Mereka membahas tentang masa depan penerbangan urban.

NASA berkata tujuan kerja sama itu adalah menciptakan jaringan rideshare yang akan mengizinkan para warga naik kendaraan udara kecil. Sama seperti para pengguna Uber sekarang bisa memakai aplikasi untuk memesan mobil Uber.

Badan ruang angkasa AS itu berkata jika simulasinya akan dilakukan di fasilitas penelitian di Dallas Fort Worth International Airport.