Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menyanggah ada uang suap dari Saipul Jamil dipakai untuk berjalan-jalan hakim. Beberapa hakim serta pegawai yang lain pergi dengan memakai uang pribadi.

" Itu tidak sempat didengar sesuai sama itu (uang suap Saiful Jamil untuk berjalan-jalan hakim), " tutur jubir PN Jakut, Hasoloan Sianturi, Senin (19/6/2017).

Menurut Hasoloan, bila juga kepergian dari hakim serta pegawai PN Jakut ke Solo, memakai cost pribadi. Pengadilan tidak mengakomodir cost pegawai atau hakim.

" Saat itu ada yang pergi dengan cost semasing, siapa ingin turut silahkan daftar namun pesan ticket masing masing, " tuturnya.

Saat dijatuhkan hukuman 7 th. penjara, Rohadi teratur bolak-balik ke KPK serta mulai berani memaparkan jalur penyuapan perkara Saipul Jamil.

Bahkan juga itu dimaksud Rohadi dipakai untuk berjalan-jalan hakim serta keluarga besar PN Jakut Solo. Uang itu diberi pada Seketaris Panitera PN Jalarta Utara, Rina Pertiwi.

" Saya baru dengar ini kelak kita check dahulu. Kita (tindak lanjuti info) mesti ada resmi pertanyaan atau surat baru dapat ajukan pertanyaan ya, " tutup Hasoloan

Seperti di ketahui, Rohadi kembali buka-bukaan. Ia menyebutkan ada uang Rp 50 juta dari Saipul Jamil yang diserahkan padanya.

" Bahkan juga ada uang yang Rp 50 juta awal dari Saipul Jamil itu untuk berjalan-jalan hakim serta keluarga besar PN Jakarta Utara ke acara Pak Gun Maryoso, nikahan di Solo itu, " kata Rohadi.