BREAKINGNEWS.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa negaranya membiarkan Turki serta pasukan Kurdi berperang seperti anak-anak yang ingin bertikai di Suriah bagian utara.

"Yang saya lakukan itu tidak konvensional. Saya katakan mereka harus bertarung sebentar. Seperti dua anak kebanyakan, Anda harus membiarkan mereka berkelahi dan kemudian memisahkan mereka," kata Trump dalam kampanye di Texas pada Kamis (17/10/2019). "Mereka berkelahi untuk beberapa hari dan itu cukup kejam," ujarnya menambahkan.

Pernyataan itu diutarakan Trump menyusul invasi Turki ke Suriah bagian utara untuk memerangi pasukan pemberontak Kurdi, bekas sekutu AS yang membantu memberangus penyebaran ISIS di Irak dan Suriah. Invasi Turki ke wilayah Kurdi terjadi setelah Trump memutuskan menarik sebagian pasukan AS dari Suriah, terutama di bagian utara negara tersebut.

Penarikan pasukan itu dianggap seperti AS memberikan lampu hijau bagi Turki guna meluncurkan rencana lamanya untuk menyerang Kurdi. Lebih dari 500 orang tewas termasuk puluhan warga sipil sejak invasi Turki berlangsung di Suriah bagian utara. Sebagian besar korban tewas merupakan milisi Kurdi. 

Dikutip dari AFP, menurut Syrian Observatory for Human Rights, sebanyak 300.000 warga sipil di wilayah itu juga terpaksa mengungsi ke luar Suriah bagian utara. Dalam kampanye di Texas, Trump juga menegaskan bahwa "tidak ada darah warga Amerika" yang tumpah dalam pertikaian di Suriah bagian utara.

Beberapa waktu lalu, Wakil Presiden AS, Mike Pence berkunjung ke Turki untuk menemui Presiden Recep Tayyip Erdogan. Usai pertemuan, Erdogan sepakat melakukan gencatan senjata di Suriah bagian utara apabila pasukan Kurdi mau keluar dari zona aman di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.

"Kami pergi ke sana dan kami katakan bahkan kami ingin menangguhkan (invasi Turki) dan pasukan Kurdi telah sangat hebat. Mereka bersedia mundur sedikit," kata Trump. "Kami akan membuat ISIS menjadi baik dan terkunci. Kami akan terus mencari mereka dan Turki telah mempersiapkan diri," ujarnya menambahkan.