JAKARTA - Band Killing Me Inside kembali kehilangan salah satu personilnya. Basis Killing Me Inside, Angga Tetsuya Wibisana memilih hengkang dari grup band metal-core tempatnya bernaung selama tujuh tahun. Ketsu membagikan kalimat terakhir hengkang dari band Killing Me Inside melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu, 10 Juni 2018.

Tetsu membagikan foto keempat personel lain yaitu Josaphat Klemens (Gitar), Gama Gifari (Drum), Aiu Ratna (Vokalis), dan Rudye Nugraha Putra (Keyboard). Seharusnya tampak pula Tetsu dalam foto ini, tetapi sengaja dipotong.

"Terhitung mulai hari ini, saya sudah bukan lagi bagian dari Killing Me Inside," tulis @angga.tetsuya dalam keterangan foto.

"Perjalanan tujuh tahun lebih bersama band ini adalah sesuatu yang luar biasa bagi saya. Bisa mendatangi berbagai tempat dan panggung yang sebelumnya hanyalah mimpi bagi saya. Bertemu dengan banyak orang, teman-teman yang kini sudah menjadi seperti keluarga saya sendiri," lanjutnya.

Tetsu tidak menjelaskan alasannya mundur, tetapi hanya menyebutkan "karena rasa cinta itu juga, kini saya harus meninggalkan Killing Me Inside." Dalam pos Instagram itu, Tetsu juga menyematkan potongan lagu Everglow dari Coldplay dan menuliskan liriknya, yang bicara tentang hubungan pertemanan.

Tetsu adalah bassist Killing Me Inside sejak 2010. Grup ini telah dibentuk sejak 2005 oleh Klemens, Onadio Leonardo, Rendy, dan Raka Cyril Damar. Dalam perjalanan, grup ini telah berkali-kali bongkar pasang personel dan menyisakan Klemens sebagai personel awal yang masih bertahan.

Gama bergabung sebagai drummer sejak 2016, menggantikan Putra yang mundur dan bergabung dengan Burgerkill. Aiu masuk sebagai vokalis untuk menggantikan Savira yang keluar demi fokus pada keluarga dan bisnis.