BREAKINGNEWS.CO.ID - Indonesia kembali kehilangan salah satu tokohnya. Pengusaha kuliner sekaligus pendiri Roti Bakar legendaris, Eddy Supardi meninggal dunia pada Rabu (10/10/2018), Eddy Suparti menghembuskan nafas terakhir akibat penyakit ginjal yang dideranya sejak dua tahun lalu. Pendiri Roti Bakar Eddy meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta. Eddy Supardi berkecimpung di dunia kuliner Indonesia sejak pada 1971.

Kabar meninggalnya Eddy Supardi disampaikan oleh putrinya, Risdianty Eddy Supardi lewat akun Instagramnya. Dalam unggahan itu, ia meluapkan kesedihannya ditinggal sang ayah tercinta.

Pendiri Roti Bakar Eddy.



"Innalillahi wa inna ilahi rojiun, Selamat jalan Bapak," tulis Risdianti, yang dikutip dalam akun Instagramnya, Rabu (10/10/2018).

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Risdianti Edi Supardi (Risdy) (@risdiantiedi) pada

Roti Bakar Eddy merupakan salah satu roti bakar terkenal di Jakarta, Depok dan Tangerang. Siapa sangka resto roti bakar yang telah terkenal  ini berawal dari sebuah roti bakar kaki lima yang dijual di pinggir jalan di sekitar Universitas Al-Azhar Indonesia pada tahun 1971.

Eddy Supardi mengawali usaha penjualan roti bakar berkat pengalamannya sebagai karyawan sebuah kedai roti bakar pinggir jalan ketika masih mengawali perantauannya di Jakarta. Ia mulai mendirikan usaha Roti Bakar Eddy sejak pada 1971 di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Kala itu, Eddy melihat peluang usaha tersebut lantaran belum ada yang berjualan roti bakar di daerah itu. Dia pun berjualan di pinggir jalan.

Seiring waktu berjalan, seperti dikutip dari situs rotibakareddy, usahanya mulai dikenal orang dengan sebutan Roti Bakar Eddy. Bisnisnya terus berkembang. Hngga saat ini, Roti Bakar Eddy telah mempunyai sembilan cabang yang tersebar di berbagai tempat.

Tempat tersebut adalah Blok M, Tanah Abang, Ciledug, Pondok Pucung, Haji Nawi, Pondok Gede, Lenteng Agung, Margonda, dan Cibubur. Roti Bakar Eddy pun sekarang dikelola oleh anak-anak dari Eddy.

Dengan kesabaran dan keuletan yang tinggi dalam menjalankan usaha roti bakar serta bantuan anaknya yang memiliki konsep brilian untuk mengubah roti bakar pinggir jalan menjadi resto roti bakar yang cukup mewah, lelaki asal Solo, Jawa Tengah ini akhirnya berhasil mengembangkan usahanya hingga menjadi sebuah resto roti bakar yang memiliki belasan cabang dan banyak diminati oleh masyarakat khususnya pelajar, mahasiswa dan karyawan.

Roti bakar hasil kreasi Roti Bakar Eddy memang berbeda bila dibandingkan dengan roti bakar lainnya. Rotinya berukuran besar, empuk dan lembut. Mereka memproduksi roti sendiri  dan tidak pernah memesan roti dari pabrik atau produsen roti tertentu. Alasannya adalah untuk menjaga kualitas roti.

Roti buatan Pak Eddy bebas dari pengawet dan bahan kimia lainnya, sehingga aman untuk dikonsumsi dan cenderung baru. Aneka isi yang ditawarkan juga sangat bervariasi, pelanggan dapat memilih aneka isi mulai dari yang biasa seperti cokelat, keju, kacang, strawberry, nanas  dan lainnya hingga isi spesial seperti telur, kornet, srikaya dan es krim.