BREAKINGNEWS.CO.ID- Juru Bicara (Jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN), Jokowi-Ma'ruf, Aria Sinulingga menuding visi dan misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno produk zaman orde baru. Aria tegaskan, visi dan misi tersebut mengambang dan tidak terukur. 
 
""Visi misi pak Prabowo itu zaman orde baru. Semua tidak terukur, semua ngambang bahasa-bahasa orde baru. Hanya satu yang agak real yaitu memperbanyak bioskop di daerah," ujar Aria di Media Center Jokowi-Maruf, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018). 
 
Lanjut Aria, komunikasi politik Prabowo-Sandiaga menggunakan bahasa orde baru. Bahasa politiknya tidak sesuai dengan kancah kaum milineal yang harus menggunakan terget. 
 
"Itu semua bahasa orde baru bukan milenial yang harus terukur dan ada target. Hak memilih untuk para kaum disabilitas untuk pilpres. Harus di samakan tidak boleh di beda-bedakan. Harus di beri ruang demokrasi," katanya. 

Berikut Visi Prabowo-Sandiaga Uno, yakni terwujudnya bangsa dan negara Republik Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, relijius, berdaulat, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional yang kuat di bidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antarwarga negara tanpa memandang suku, agama, ras, latar belakang etnis dan sosial berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945."

Selanjutnya, visi itu diturunkan dalam lima misi yang berbunyi demikian.

1. Membangun perekonomian nasional yang adil, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik ekonomi sesuai pasal 33 dan 34 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.

2. Membangun masyarakat Indonesia yang cerdas, sehat, berkualitas, produktif, dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman, rukun, damai, dan bermartabat serta terlindungi oleh jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi.

3. Membangun keadilan di bidang hukum yang tidak tebang pilih dan transparan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui jalan demokrasi yang berkualitas sesuai dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

4. Membangun kembali nilai-nilai luhur kepribadian bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia sesuai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 31 ayat 3.

5. Membangun sistem pertahanan dan keamanan nasional secara mandiri yang mampu menjaga keutuhan dan integritas wilayah Indonesia.

Rumusan visi misi itu diberi judul "Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia". Di bawah kalimat itu tertulis "Sejahtera Bersama Prabowo - Sandiaga".

Adapun empat pilar yang dimaksud mencakup pilar ekonomi, kesejahteraan rakyat, budaya dan lingkungan hidup, dan pilar politik, hukum, pertahanan dan keamanan. Masing-masing pilar itu diturunkan dalam sejumlah rencana program aksi.

Ada 8 pilar ekonomi diturunkan ke 36 program aksi, 9 pilar kesejahteraan rakyat menjadi 29 program aksi, 10 pilar budaya dan lingkungan hidup yang dirinci dalam 18 program aksi, dan 7 pilar politik, hukum, dan hankam yang diturunkan ke dalam 26 program aksi.