BREAKINGNEWS.CO.ID – Jelang menghadapi pertandingan perempat final Piala Asia U-19 2018 menghadapi Timnas U-19 Jepang, para pemain Timnas U-19 Indonesia menjalani salah satu sesi latihan yaitu adu pinalti di Lapangan ABC Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (27/10/2018) pagi.

Latihan adu penalti menjadi pembeda dalam latihan kali ini dibandingkan latihan-latihan sebelumnya selama perhelatan Piala Asia U-19 2018. Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri berharap latihan adu tendangan 12 pas akan memantapkan persiapan Muhamad Riyandi dan kawan-kawan untuk menghadapi segala situasi. "Ini persiapan terakhir Timnas U-19 Indonesia untuk tanding besok dan semua yang akan terjadi kami antisipasi, termasuk juga hal-hal seperti penalti. Mana tahu nanti berlanjut perpanjangan waktu dan penalti," kata Indra usai latihan di Lapangan ABC.

Dalam sesi latihan resmi terakhir jelang perempat final, Indra yakin timnya sudah mempersiapkan diri dengan baik. Satu hari jelang pertandingan penentu tiket ke Piala Dunia U-20 2019, mantan pemain PSP Padang itu menekankan aspek mental daripada teknis. "Tidak bisa bicara penyelesaian akhir sekarang, saat ini kami bicara dengan semangat Sumpah Pemuda. Tidak ada waktu perbaiki penyelesaian akhir dan lainnya, saat ini yang terpenting adalah mentalitas," ucap Indra menyinggung hari pertandingan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Lebih lanjut, Indra menuturkan para pemain Timnas U-19 Indonesia bersemangat tampil lawan Jepang tepat pada Hari Sumpah Pemuda. Dia berecana memperingati hari tersebut dengan lolos ke Piala Dunia U-20. "Yang penting besok atas izin Allah SWT, bisa buat sejarah," ucap dia.

Sepanjang 2018, Timnas U-19 Indonesia pernah menjalani satu pertandingan yang menjadikan adu tendangan penalti sebagai penentu kemenangan, yaitu pada semifinal Piala AFF U-19 2018. Ketika itu Timnas U-19 Indonesia yang bermain imbang 1-1 pada waktu normal, kalah 2-3 dari Malaysia di pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Delta pada Juli 2018.