JAKARTA - Timnas Spanyol secara mengejutkan memecat pelatih Julen Lopetegui. Bagaimana tidak, sebab, pemberhentian itu dilakukan sehari menjelang dimulainya Piala Dunia 2018 atau tepatnya, Rabu (13/6/2018). "Kami berterima kasih kepada Julen untuk semua yang dia lakukan, karena dia salah satu yang paling bertanggung jawab membawa kami ke Rusia," ujar Rubiales dikutip dari Marca.

Real Madrid jadi Biang Kerok

Hubungan Lopetegui dengan timnas Spanyol mendadak memanas usai Lopetegui diumumkan secara resmi sebagai pelatih Real Madrid musim depan. Pengumuman tersebut dianggap merupakan pelanggaran berat terhadap persiapan timnas Spanyol menuju Piala Dunia 2018. Kepastian masa depan Lopetegui di Real Madrid membuat fokus timnas Spanyol menjadi terpecah.

Lopetegui mulai menangani timnas Spanyol usai Piala Eropa 2016. Sejak dipegang Lopetegui, 'La Furia Roja' ada di tren yang positif. Spanyol di bawah Lopetegui berhasil melalui 20 laga tanpa terkalahkan dengan catatan 14 kemenangan dan 6 hasil imbang. Akan tetapi, keputusan itu sudah dalam pemikiran yang masak yang dikeluarkan oleh RFEF. "Tetapi kami dipaksa untuk memecat dia. Harus ada pesan yang jelas untuk semua pekerja di RFEF, bahwa ada beberapa bentuk tindakan yang harus dipenuhi," kata Rubiales.

Tunjuk Fernando Hierro

Mantan pemain Real Madrid ini sebelumnya berstatus direktur teknis sebelum ditunjuk menjadi pelatih sementara timnas Spanyol. Dia lebih dipilih RFEF sebagai pelatih baru ketimbang kandidat lain, Albert Celades yang saat ini berstatus pelatih timnas U-21.


Penunjukan Hierro mengejutkan. Walaupun sempat menjadi asisten pelatih di Real Madrid pada 2014-2015, karier kepelatihan mantan kapten timnas Spanyol itu masih sangat minim. Dia dilaporkan akan mulai melatih Spanyol pada Jumat (15/6/2018) pagi sebelum Spanyol menghadapi partai pembuka Grup B melawan Portugal.