BREAKINGNEWS.CO.ID-  Ratusan suporter tim nasional Indonesia berunjuk rasa di depan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, usai skuat berjuluk Garuda itu ditaklukkan Vietnam dengan skor 1-3 dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa malam.

Suporter berkerumun mengitari pembatas di depan ruang konferensi pers. Mereka berbaris hingga pintu keluar pemain.

Seperti ditulis laman Antaranews.com, para pendukung timnas Indonesia berteriak meminta pelatih tim Garuda Simon McMenemy dipecat karena belum mampu memberikan kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. "Simon out. Simon out," kata suporter kompak.

Mereka menanti dengan sabar sampai akhirnya para pemain dan ofisial keluar dari stadion sekitar pukul 22.12 WITA.

Meski demikian, tidak ada insiden berarti sampai bus merah timnas Indonesia meninggalkan lokasi.

 Tim nasional Vietnam menenggelamkan Indonesia dengan skor 3-1 pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa malam.

Gol-gol dari Do Duy Manh, Que Ngoc Hai, Nguyen Tien Linh, hanya bisa dibalas Irfan Bachdim beberapa menit sebelum laga berakhir.

Hasil itu membuat Indonesia belum pernah menang dari empat pertandingan Grup G. Skuat Garuda pun terbenam di dasar klasemen dengan nol poin.

Dalam laga tersebut, pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy menurunkan susunan starting eleven berbeda dari pertandingan sebelumnya melawan Uni Emirat Arab, Kamis (10/10). Hanya Alberto Goncalves dan Rudolof Yanto Basna dari daftar susunan pemain kontra UAE yang terlibat dalam pertandingan itu.

Sisanya, Simon memainkan Otavio Dutra, Riko Simanjuntak, kiper Muhammad Ridho, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, Saddil Ramdani, Evan Dimas, I Putu Gede Juni Antara dan Muhammad Abduh Lestaluhu sejak menit pertama.

Berlaga dengan formasi 4-2-3-1, Indonesia yang mengandalkan kecepatan di sektor sayap melalui Riko Simanjuntak dan Saddil Ramdani mampu memberikan tekanan kepada Vietnam dari awal laga.

Meski demikian, Vietnamlah yang terlebih dahulu membuat peluang berbahaya pada menit ke-19 yang berhasil ditepis oleh kiper Muhammad Ridho.

Indonesia membalas tiga menit kemudian, tetapi sepakan Bayu Pradana melebar.

Pada menit ke-26, Vietnam berhasil mencetak gol dan membuat skor menjadi 1-0. Kegagalan Yanto Basna, yang di laga itu menjabat kapten, menyapu bola di tengah kemelut membuat Do Duy Manh dengan mudah memasukkan bola ke dalam gawang.

 Pada babak kedua, Vietnam menggandakan skor menjadi 2-0 berkat gol penalti Que Ngoc Hay pada menit ke-54. Penalti diberikan setelah Yanto Basna melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

 

Berawal dari ketidakmampuan pemain Indonesia menahan bola di tengah lapangan, pemain Vietnam melepaskan umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan Nguyen Tien Linh menjadi gol ketiga bagi skuat asuhan pelatih Park Hang-Seo.

Pada menit ke-84, Indonesia akhirnya bisa memperkecil kedudukan berkat gol Irfan Bachdim yang baru masuk di menit ke-57. Irfan melesakkan bola ke dalam gawang Vietnam memanfaatkan umpan Riko Simanjuntak.

Vietnam hampir saja membuat skor menjadi 4-1 pada akhir laga, tetapi tendangan penalti Do Hung Dung di menit ke-90+3 dapat digagalkan Muhammad Ridho. Skor 3-1 untuk kemenangan Vietnam bertahan sampai laga usai.