JAKARTA - Seorang petugas ground handling di Bandara Internasional SM Badaruddin II Palembang dijebloskan ke sel tahanan karena mencuri paket handphone kiriman barang milik penumpang. 
Pria berinisial RA (32) diamankan aparat Polresta Bandara Soetta. Menurut Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Victor Togi Tambunan, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan petugas jasa ekspedisi PT J&T terkait tindak pidana pencurian.

"Di mana saat itu dikirim paket menuju Palembang sebanyak lima kodi yang berisi handphone. Ketika diterima di Palembang, berkurang satu kodi berisi 30 buah handphone," ujar Kapolres saat dijumpai di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (25/5/2018).  Menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. "Setelah didalami, ternyata paket itu diambil atau dicuri oleh salah satu karyawan ground handling di Bandara Palembang," ucapnya.

Polisi yang mengantongi alat bukti kemudian mengejar tersangka. Tim dibentuk dan diterjunkan ke Palembang, Sumatera Selatan, untuk meringkus tersangka.  "Tersangka berinisial RA dapat diamankan di kediamannya di Palembang pada 11 Mei kemarin, dan langsung dibawa ke Mapolres Bandara Soetta untuk proses lebih lanjut," jelas Kapolres.

RA mengakui perbuatannya mencuri paket tersebut saat dikeluarkan dari lambung pesawat. Bahkan, sejumlah handphone hasil curiannya sudah habis dijual.  "Tersangka dijerat pasal 362 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara," ucap Kapolres.